Berita PSIM Yogyakarta

PSIM Yogyakarta Diperkuat Deretan Pemain Bintang, Bak Dua Sisi Mata Uang

PSIM Yogyakarta Diperkuat Deretan Pemain Bintang, Bak Dua Sisi Mata Uang

TRIBUNJOGJA.COM / Hanif Suryo
Pelatih PSIM Yogyakarta, Aji Santoso, pada jumpa pers jelang laga kontra Persewar Waropen di Wisma PSIM, Minggu (28/7/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM - Memiliki skuat bertabur bintang bak dua sisi mata uang bagi tim PSIM Yogyakarta.

Di satu sisi menjadi menjadi kekuatan menghadapi persaingan sengit menuju kasta tertinggi, namun di sisi lain pelatih Aji Santoso tak ingin hal tersebut justru jadi bumerang.

Pasalnya, Aji Santoso menilai deretan pemain bintang yang menghuni skuatnya membuat motivasi lawan berlipat tiap jumpa timnya. Bahkan, laga kontra PSIM jadi panggung pembuktian kualitas yang dimilik lawan.

"Sekarang yang jadi catatan kami adalah setiap lawan yang melawan PSIM pasti semangatnya berlipat. Inilah yang harus kami antisipasi," ujar Aji Santoso beberapa waktu lalu.

Rasanya, tidak berlebihan jika menempatkan PSIM Yogyakarta di posisi terdepan kandidat kuat tim yang berpeluang mengantongi satu tiket promosi ke kasta tertinggi musim depan, sekalipun roda kompetisi baru setengah jalan.

Royal di Bursa Transfer, Bos PSIM : Kami All Out

Suaminya Dipenjara, Isterinya Digerebek Sedang Bermesraan dengan Laki-laki Lain

Betapa tidak, sang bos tim berjuluk Laskar Mataram ini, Bambang Susanto, mengambil langkah berani untuk jor-joran mendatangkan delapan rekrutan anyar di bursa transfer paruh kompetisi Liga 2 2019

Mulai Witan Sulaeman Hendra Wijaya, Saldy Amirudin, Sutanto Tan, Nugroho Fatchur Rochman, Syaiful Indra Cahya Mahrus Bahtiar dan Junius Bate.

Dari delapan itu, praktis hanya nama pertama saja yang bukan jebolan kesebelasan Liga 1.

Akan tetapi, meski berstatus pemain amatir sebelum merapat ke PSIM, banderol Witan jelas tak mungkin di bawah rata-rata, jika melihat track record-nya selama ini.

Ya, dirinya merupakan salah satu pemain dengan prospek paling menjanjikan di Tanah Air.

Sekalipun perombakan di paruh kompetisi berbuah hasil manis seusai menaklukkan Persiba Balikpapan dengan skor 2-1, pekan lalu. Aji Santoso tak lantas cepat berpuas diri. 

Dua Wonderkid di Panggil Timnas U-22 Kekuatan PSS Sleman Berkurang? Begini Komentar Seto

Pasalnya, beberapa catatan ia kantongi sebagai evaluasi menghadapi Mitra Kukar di Stadion Mandala Krida, Selasa (27/8) nanti. 

"Lawan Persiba kemarin, menit pertama sampai 25 anak-anak bermain luar biasa, top. Tapi begitu kemasukan gol, mereka sedikit goyah. Ini seharusnya tidak boleh terjadi. Harus tetap fokus, tetap percaya diri," ujar Aji.

"Chemistry pemain baru terbentuk dalam dua sesi latihan sebelum lawan Persiba kemarin. Bisa tampil seperti kemarin itu, saya katakan sudah luar biasa," tambahnya.

Siapkan Rotasi

Lebih lanjut, Aji mengatakan rotasi menjadi opsi yang akan ia coba di laga kontra Naga Mekes nanti. Hanya saja, Aji memilih untuk melihat kondisi terakhir pemain jelang laga nanti.

Full back, Syaiful Indra Cahya mengalami robek di bagian tumit pada laga debutnya bersama Laskar Mataram. Eks pemain Arema FC ini pun harus mendapat perawatan, dan terpantau menjalani sesi latihan terpisah, Sabtu (24/8/2019) kemarin.

"Syaiful kakinya masih bermasalah, dia latihan di pinggir karena tumitnya robek tapi tidak perlu di jahit. Kalau pakai sepatu masih sakit, kita lihat perkembangannya nanti," pungkas Aji. (Tribunjogja I Hanif Suryo)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved