Yogyakarta
GrabAndong Hadir di Malioboro, Dukung Pariwisata Digital di Yogyakarta
Grab Indonesia meluncurkan kehadiran GrabAndong dalam gelaran Malioboro Night Festival 2019
Penulis: Yosef Leon Pinsker | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM - Grab Indonesia bersama insan pariwisata nasional dan Yogyakarta beserta Pemerintah daerah DIY meluncurkan kehadiran GrabAndong dalam gelaran Malioboro Night Festival 2019, Jumat (23/8/2019) malam di monumen SO 1 Maret.
Sejumlah pejabat teras baik dari nasional maupun daerah hadir dalam kesempatan tersebut. Seperti Menteri Pariwisata, Arief Yahya, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X, Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi, Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo, Kepala Dinas Perhubungan DIY, Sigit Sapta Raharjo, Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, serta sejumlah pejabat lainnya.
Dalam sambutannya, Neneng Goenadi menyampaikan, peluncuran tersebut merupakan dukungan pihaknya untuk melestarikan kekayaan ragam tradisi dan budaya setempat yang dipadukan dengan teknologi.
• Komunitas Kandang Kebo Gelar Blusukan Seru ke Tiga Situs Sejarah Beda Masa
"Peluncuran ini juga melengkapi dukungan kami terhadap sektor pariwisata Yogyakarta," ujar dia.
Pihaknya juga bekerjasama dengan Paguyuban Andong DIY dan FKH UGM untuk merawat kesehatan serta kondisi kuda secara berkala dari GrabAndong.
"Sebagian dari pendapatan yang didapat dari GrabAndong akan dibagikan ke Paguyuban Andong DIY untuk digunakan dalam bentuk dukungan kesejahteraan dan perawatan kuda," jelasnya.
Saat ini, telah ada 500 andong yang tersebar di Malioboro. Namun, untuk fase GrabAndong pertama, hanya 26 andong yang terdaftar untuk proyek awal.
• Penari Jathilan Nikahi Sinden yang Usianya 26 Tahun Lebih Tua, Begini Awal Kisah Cinta Mereka
• Akhir Pekan Tiba, Tidak Ada Salahnya Mencoba Wisata Museum di Yogyakarta
Ke depannya, Grab akan menambah lebih banyak mitra pengemudi, yakni sekitar 200 mitra untuk GrabAndong dalam waktu enam bulan ke depan.
Arief Yahya mengapresiasi peluncuran GrabAndong, pasalnya kendaraan transportasi ikonik tersebut sangat lekat dengan Yogyakarta.
Lewat pemanfaatan platform teknologi yang diintegrasikan dengan andong memang mutlak dilakukan karena perkembangan pariwisata yang kian pesat.(Tribunjogja I Yosef Leon Pinsker)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/grabandong-hadir-di-malioboro-dukung-pariwisata-digital-di-yogyakarta.jpg)