Peneliti Pukat UGM Minta Usut Tuntas Dugaan Suap Proyek SAH di Yogya

Peneliti Pukat Fakultas Hukum, UGM, Zaenur Rohman, mengatakan, KPK harus mengembangkan dan menuntaskan kasus dugaan suap proyek SAH di Yogyakarta.

Peneliti Pukat UGM Minta Usut Tuntas Dugaan Suap Proyek SAH di Yogya
TRIBUN JOGJA/SULUH PRASETYA
Ilustrasi. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Peneliti Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) Fakultas Hukum, UGM, Zaenur Rohman, mengatakan, KPK harus mengembangkan dan menuntaskan kasus dugaan suap proyek SAH di Yogyakarta.

Terkait kasus tersebut yang melibatkan oknum jaksa di TP4D ( Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah), Pukat mendukung kejaksaan RI melakukan reformasi. Kejaksaan perlu mengadopsi pemberian sanksi pencopotan pimpinan yang anak buahnya melakukan tindak pidana korupsi.

Selain itu, Presiden Joko Widodo perlu mengevaluasi keberadaan TP4P (Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Pusat) dan TP4D, yang tidak tepat dijadikan pengawal proyek pembangunan.

"Operasi Tangkap Tangan KPK terhadap ESF, oknum jaksa di Kejaksaan Negeri Yogyakarta, menunjukkan institusi kejaksaan masih belum bersih dari korupsi," katanya.

Baca ulasan lengkapnya di Harian Pagi Tribun Jogja edisi Sabtu, 24 Agustus 2019. (*)

Editor: ino
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved