Bantul

KEK Pansela Bantul Mungkinkan Libatkan Lahan Utara Sultan Ground

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di pantai selatan (pansela) Bantul saat ini tengah proses inventarisasi oleh Pemkab Bantul.

KEK Pansela Bantul Mungkinkan Libatkan Lahan Utara Sultan Ground
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul Kwintarto Heru Prabowo. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di pantai selatan (pansela) Bantul saat ini tengah proses inventarisasi oleh Pemkab Bantul.

Selain inventarisasi, detail perencanaan penataan KEK juga tengah diolah sebelum nantinya diusulkan ke pemerintah provinsi.

"Bantul sudah melakukan inventarisasi penataan rencana pengembangan. Ketika desain sudah mapan, ini akan kita usulkan," papar Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru Prabowo pada Tribunjogja.com.

Kata Kwintarto, usulan juga harus berdasar pada kajian dan konsep yang jelas.

Palette X Wardah: Tutorial Make Up ke Kondangan yang Antiribet

Misal hendak dibuat seperti Nusa Dua di Bali, dibutuhkan detail desain yang jelas.

"Tidak mungkin kita usulkan jika setplan seperti apa, letaknya seperti apa, kita belum punya. Jadi kita tidak berani matur Gubernur untuk ngeklaim minta ini itu untuk kita kelola," ujarnya.

Selain itu, ia juga melihat, KEK akan melibatkan lahan di sisi utara Sultan Ground (SG).

Hal tersebut akan dilihat dari desain yang dikembangkan terlebih dahulu.

"Kemungkinan merembet ke utara SG. Pengembangan KEK kemungkinan di utaranya juga terlibat. Ini yang kami tidak berani mematenkan, karena tergantung desainnya," paparnya.

Lanjutnya, pengembangan KEK ini membutuhkan keterlibatan kawasan di sekitarnya.

Pemkab Bantul Usulkan 4 Bidang Kerja Sama dengan Angkasa Pura I

"Pasti keterlibatan sekitar kawasan jadi bagian penting. Ini sangat strategis melibatkan kawasan utaranya. Untuk porsinya, apakah di kawasan intinya atau ringnya, maka desainnya ini harus matang," jelasnya.

KEK ini kata Kwintarto merupakan usulan jangka panjang.

Sehingga perencanaannya harus tuntut dan matang.

"Semua harus sistematis, tidak boleh awur-awuran. Kerangka besar pembangunan Bantul betul-betul terkonsep dengan baik," tuturnya.

"Untuk kajiannya digarap provinsi, master plan dan sebagainya kita tindak lanjuti. Kalau layak kajiannya kita mohon petunjuk ke provinsi," katanya.(*)

Penulis: amg
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved