UGM Mewisuda dan Meluluskan 1.867 Lulusan Sarjana dan Diploma Periode Agustus 2019

Jumlah wisudawan yang berpredikat cumlaude untuk program sarjana adalah 1.128 lulusan dan Diploma sebanyak 562 lulusan.

UGM Mewisuda dan Meluluskan 1.867 Lulusan Sarjana dan Diploma Periode Agustus 2019
Dok.Istimewa
Universitas Gadjah Mada (UGM) mewisuda dan meluluskan 3.755 lulusan sarjana dan Diploma pada 21-22 Agustus 2019 di Graha Sabha Pramana UGM 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Universitas Gadjah Mada (UGM) mewisuda dan meluluskan 3.755 lulusan sarjana dan Diploma pada 21-22 Agustus 2019 di Graha Sabha Pramana UGM.

Untuk hari pertama penyelenggaraan wisuda pada Rabu (21/8/3019) sebanyak 1.867 lulusan yang diwisuda dengan rincian 1.276 lulusan Sarjana dan 591 Diploma.

Jumlah wisudawan yang berpredikat cumlaude untuk program sarjana adalah 1.128 lulusan dan Diploma sebanyak 562 lulusan.

Rektor UGM, Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng, dalam pidato sambutannya mengatakan tema “SDM Unggul, Indonesia Maju” yang diusung dalam peringatan HUT RI tahun ini mengandung makna bahwa pembangunan SDM yang unggul menjadi kunci keberhasilan dan kesuksesan Indonesia di masa depan.

Sebab, SDM yang unggul disegala bidang diharapkan bangsa Indonesia dapat bersaing secara global di era industri 4.0.

Dalam kesempatan itu, Rektor mengutip pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo yang mengingatkan bahwa saat ini kita tengah berada dalam dunia baru yakni dunia yang jauh berbeda di banding era sebelumnya.

“Dunia tidak semata-mata sedang berubah tetapi sedang terdisrupsi,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunjogja.com

Lanjutnya, di era disrupsi ini jenis pekerjaan bisa berubah setiap saat.

Banyak pekerjaan lama yang hilang, tetapi juga makin banyak jenis pekerjaan baru yang bermunculan.

“Ada keterampilan mapan yang tiba-tiba tidak relevan dan ada keterampilan baru yang meledak yang dibutuhkan,” tuturnya.

Di era yang demikian kompetitif, keberadaan SDM yang berkualitas menjadi faktor yang sangat menentukan.

Adapun proses peningkatan kualitas SDM dapat ditempuh dengan perbaikan pendidikan untuk menjalankan kemajuan teknologi seiring kemajuan industri 4.0.

“Karena itu perguruan tinggi berperan sebagai agen perubahan yang dinanti oleh bangsa ini dalam menjawab berbagai tantangan yang ada,” jelas dia.

UGM sebagai pengemban mandat pendidikan nasional, kata Rektor, diharuskan terus melakukan inovasi dalam proses belajar mengajar serta kurikulum yang relevan dengan perkembangan zaman.

"Hal itu untuk mencetak lulusan-lulusan berkualitas yang mampu menggunakan ilmu mereka dalam rangka menyelesaikan problema yang ada di tengah masyarakat dan membuat perubahan yang berarti," terangnya. (*)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved