Soccer Style

Ikhwan Ciptady Ditunjuk jadi Kapten PSS Sleman kontra Persela Lamongan, Ternyata Begini Alasannya

Laga PSS Sleman kontra Persela Lamongan, Kamis (15/8/2019) kemarin menjadi pertandingan spesial bagi pemain bertahan PSS Sleman Ikhwan Ciptady Muhamma

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Ari Nugroho
Tribun Jogja/ Hanif Suryo
Pemain belakang PSS Sleman, Ikhwan Ciptady, menjaga ketat penyerang Persipura Jayapura, Marinus Wanewar, pada uji tanding di Stadion Maguwoharji, Sleman, Kamis (9/5/2019) silam. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Laga PSS Sleman kontra Persela Lamongan, Kamis (15/8/2019) kemarin menjadi pertandingan spesial bagi pemain bertahan PSS Sleman Ikhwan Ciptady Muhammad.

Di pertandingan Liga 1 2019 pekan ke-14 tersebut untuk pertama kalinya pemilik nomor punggung 44 itu dipercaya menyandang ban kapten PSS Sleman di kompetisi resmi.

Duel Super Elang Jawa kontra Laskar Joko Tingkir berakhir dengan skor sama kuat 1-1.

Satu gol tuan rumah lahir dari kaki Yevhen Bokhashvili melalui tendangan penalti di menit ke-21.

Sementara gol balasan Laskar Joko Tingkir diciptakan oleh Mochamad Zaenuri di menit ke-28.

Dituding Tak Bayar Bonus Pemain, CEO PT PSS Membantah

Ikhwan Ciptady yang dipercaya menyandang ban kapten menjalankan tugasnya dengan baik pada laga itu.

Ia sukses menggantikan peran kapten Bagus Nirwanto yang absen karena cedera dan wakil kapten Dave Mustaine yang turut absen karena akumulasi kartu.

Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro, membeberkan alasannya untuk menunjuk pemain berpostur jangkung itu menjadi kapten.

Alasan penujukannya justru dilakukan dengan mengadakan undian.

"Ya sebenarnya kenapa tunjuk Ikhwan karena hasil lottre. Karena tidak ada yang mau," ujar Seto Nurdiyantoro.

Meski begitu, pelatih berusia 45 tahun, menganggap Ikhwan merupakan sosok yang pas mengemban ban kapten pada laga tersebut.

BREAKING NEWS: PSS Sleman Terancam Ditinggal Sang CEO Viola Kurniawati

"Tapi dia paham betul situasinya. Ikhwan paham situasinya dan mau bekerja keras untuk itu. Saya juga sudah tekankan kepada pemain leadership itu sangat perlu," ujarnya.

Sementara, Ikhwan Ciptady mengaku selalu siap jika mendapat perintah dan kepercayaan dari jajaran pelatih.

"Ya kalau saya harus siap dapat perintah dari coach Seto. Katanya nggak ada yang lain, yaudah saya tanggung jawab dan terima," ujar pemain berumur 25 tahun itu.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved