Sport

Jelang SEA Games 2019, PP PBSI Masih Tunggu 2 Turnamen Internasional Sebelum Tentukan Tim Inti

Saat ini sudah ada nama-nama atlet yang bakal diturunkan pada SEA Games mendatang. Tetapi, sifatnya masih sebatas nominasi.

Jelang SEA Games 2019, PP PBSI Masih Tunggu 2 Turnamen Internasional Sebelum Tentukan Tim Inti
hunterbadminton.com.au
ilustrasi badminton 

TRIBUNJOGJA.COM - Jelang SEA Games 2019, Pengurus Pusat (PP) Persatuan Bulu tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) masih menunggu selesainya dua kejuaraan internasional sebelum resmi memasukkan daftar atletnya ke dalam entry by name

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) PP PBSI, Susi Susanti mengatakan, pihaknya masih ingin melihat performa deretan pebulutangkis andalannya, sebelum mengambil keputusan.

Ya, entah itu atlet yang masuk kategori senior, maupun junior.

Uniknya Sego Penggel Khas Kebumen di Watoe Gajah

"Yang sudah entry by name belum ada 100 persen ya, karena masih ada beberapa event, seperti India Open, serta kejuaraan dunia lainnya," tuturnya, saat dijumpai Tribunjogja.com di sela pembukaan BAC Daihatsu Astec Open 2019, di Yogyakarta, beberapa waktu lalu.

Menurut Susi, saat ini sudah ada nama-nama atlet yang bakal diturunkan pada SEA Games mendatang.

Tetapi, sifatnya masih sebatas nominasi.

Sebab, untuk pendaftaran entry by name sendiri baru bisa dilakukan setelah tanggal 30 Agustus nanti.

Ia melanjutkan, pihak PP PBSI memasukkan nama-nama pebulutangkis di setiap sektor, yaitu empat atlet masing-masing untuk nomor tunggal putra dan putri.

Kemudian, empat pasang atlet, masing-masing di ganda putra dan putri, serta ganda campuran.

Persiapan SEA Games 2019, Timnas Indonesia U-23 Ujicoba Lawan Iran

"Nomiasi sudah kami masukkan, tapi belum fix karena memang belum waktunya. Untuk nominasi ini sifatnya berlaku kalau atlet ada yang cedera. Tapi, pada saat pemilihan tim inti di entry by name, kami akan masukkan 10 putra dan 10 putri," ucapnya.

Lebih lanjut, Susi mengaku tidak akan terburu-buru mengambil keputusan untuk tim inti yang diproyeksi tampil di multi sport event tingkat Asia Tenggara itu.

Sebab, selain masih ada waktu, pihaknya pun ingin memantau turnamen-turnamen di level junior.

"Di Pelatnas kan ada atlet yang prioritas utamanya persiapan menuju Olimpiade, lalu ada pelapis, yang punya ranking 20 besar dunia. Kemudian, ada atlet junior dan magang yang disiapkan untuk kejuaraan Asia dan Dunia junior," cetusnya.

"Nah, di SEA Games nanti, akan ada kolaborasi atlet senior dengan pemain muda, tapi tentunya mereka sudah harus teruji," tambah peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992 itu. (*)

Penulis: aka
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved