Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bantul Akan Bangun 16 Pojok Baca untuk Tumbuhkan Minat Baca Warga

Pojok baca tersebut diharapkan dapat mempermudah akses buku sehingga mampu meningkatkan minat baca masyarakat.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bantul Akan Bangun 16 Pojok Baca untuk Tumbuhkan Minat Baca Warga
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Sejumlah pengunjung sedang membaca buku di perpustakaan daerah Kabupaten Bantul. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan berencana membangun 16 pojok baca pada tahun ini.

Pojok baca tersebut diharapkan dapat mempermudah akses buku sehingga mampu meningkatkan minat baca masyarakat.

"Ada 16 pojok baca yang siap dibangun. Saat ini masih dalam proses lelang," kata Gunawan, Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bantul.

Ia tidak hafal berapa rincian anggaran yang dibutuhkan untuk membangun 16 pojok baca.

Namun demikian, Gunawan menyebutkan anggarannya lebih dari Rp700 juta.

Biaya tersebut sudah termasuk pengadaan buku. Sehingga harus melalui proses lelang.

Adapun tujuan dari dibangunnya pojok baca, menurut dia, untuk meningkatkan akses membaca buku pada seluruh lapisan masyarakat. 

"Kita ingin memperluas akses buku. Sehingga dapat meningkatkan literasi di masyarakat," terangnya.

Supaya dapat diakses dengan mudah, menurut Gunawan pojok baca nantinya akan dibangun di dekat pusat aktivitas masyarakat, seperti Taman Kanak-kanak ataupun tempat-tempat Ibadah.

Harapannya, pojok baca nanti bisa dirawat, dijaga dan dikelola dengan baik oleh masyarakat.

Sekadar informasi, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bantul terus berupaya untuk meningkatkan literasi masyarakat dengan budaya membaca buku.

Selain menghadirkan pojok baca, program yang sudah berjalan juga ada enam armada perpustakaan keliling, dimana tiap armada, mampu mengangkut sebanyak 700 buku.

Mereka setiap hari berkeliling menuju tempat-tempat keramaian.

Seperti car free day, tempat wisata, sekolahan hingga ke desa-desa.

Tujuannya, mempermudah bagi masyarakat untuk mendapatkan akses buku bacaan. (*)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved