Aksi Koreo Hingga Atraksi Berbahaya Meriahkan Upacara HUT ke-58 Gerakan Pramuka di Seyegan

Ketua Gerakan Pramuka Kwarcab Sleman, Arif Haryono, mengatakan peringatan HUT Pramuka kali ini dipusatkan di Seyegan.

Aksi Koreo Hingga Atraksi Berbahaya Meriahkan Upacara HUT ke-58 Gerakan Pramuka di Seyegan
Tribun Jogja/ Alexander Ermando
Salah satu atraksi berupa motor yang melintas di atas tubuh salah satu anggota yang berbaring telentang di lapangan, dalam acara HUT Pramuka ke-58 di Lapangan Margokaton, Seyegan, Rabu (14/8/2019) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Puluhan anggota Pramuka beraksi menunjukkan kemampuannya di Lapangan Margokaton, Seyegan pada Rabu (14/08/2019) pagi.

Aksi tersebut dalam rangka memperingati HUT Pramuka ke-58.

Atraksi yang diperlihatkan para Saka Bhayangkara Pramuka Kwartir Seyegan ini membuat para hadirin menahan napas.

Sebab mereka menunjukkan memecahkan genteng dengan kepala hingga palu dipukul di bagian perut.

Ada pula aksi motor melintas di atas tubuh salah satu anggota yang berbaring di lapangan. Seluruh atraksi ditampilkan usai upacara peringatan dilakukan.

Ketua Gerakan Pramuka Kwarcab Sleman, Arif Haryono, mengatakan peringatan HUT Pramuka kali ini dipusatkan di Seyegan.

"Setidaknya ada 2 ribu peserta upacara dari pangkat Siaga hingga Pandega. Mereka berasal dari SD hingga perguruan tinggi yang ada di Sleman bagian barat ini," jelas Arif usai acara.

Selain upacara dan atraksi menegangkan, sejumlah penghargaan juga diberikan kepada beberapa anggota Pramuka yang berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya.

Penghargaan diberikan langsung oleh Bupati Sleman Sri Purnomo. Ia juga bertindak sebagai pemimpin upacara.

"Penghargaan diberikan kepada mereka yang mengabdi selama 10 hingga 15 tahun lebih di Pramuka," kata Arif.

Penghargaan tertinggi yang diberikan adalah Pramuka Garuda. Penghargaan tersebut diberikan kepada anggota yang memiliki keterampilan mumpuni sebagai anggota Pramuka.

Acara peringatan HUT Pramuka ke-58 tersebut sebelumnya dibuka dengan penampilan Drum Band tingkat SD dan ditutup dengan Tari Punglor khas Sleman. (*)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved