Kota Magelang

Lima Raperda Baru Ditetapkan DPRD Kota Magelang

Ada sebanyak lima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang akhirnya ditetapkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Magelang pada Agustus

Lima Raperda Baru Ditetapkan DPRD Kota Magelang
istimewa
Ketua DPRD Kota Magelang, Budi Prayitno menyerahkan keputusan tentang penetapan lima rancangan peraturan daerah (raperda) kepada Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Ada sebanyak lima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang akhirnya ditetapkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Magelang pada Agustus  2019 ini.

Ketua DPRD Kota Magelang, Budi Prayitno, mengatakan, lima Raperda ini merupakan hasil dari rumusan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) periode 2014-2019 diakhir masa jabatannya sebelum digantikan dengan komposisi anggota DPRD terbaru.

“Keputusan Raperda akan mulai diberlakukan sejak ditetapkan di Magelang pada hari Senin (12/8/2019) kemarin,” kata Budi.

25 Calon Anggota DPRD Kota Magelang Periode 2019-2024 Ditetapkan, Ada Delapan Caleg Baru Terpilih

Kelima Raperda tersebut yakni Raperda tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kota Magelang Tahun 2019-2025 yang diatur dalam UU Nomor 18 Tahun 2019, Raperda tentang Perusahaan Umum Daerah Air Minum Kota Magelang yang diatur dalam UU Nomor 19 Tahun 2019.

Raperda tentang Perusahaan Umum Daerah Bank Perkreditan Rakyat Bank Magelang yang diatur dalam UU Nomor 20 Tahun 2019, Raperda tentang penambahan dan penyertaan modal daerah pada Perseroan Terbatas Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah Tahun 2020 yang diatur dalam UU Nomor 21 Tahun 2019, dan Raperda tentang pembentukan Produk Hukum Daerah yang diatur dalam UU Nomor 22 tahun 2019.

Raperda-raperda tersebut akan dikirimkan ke Gubernur Jateng, untuk mendapatkan nomor register Peraturan Daerah.

Penyampaian dilakukan paling lambat sejak tiga hari kerja terhitung dari hari persetujuan yang dituangkan ke dalam berita acara dan ditandatangani oleh Wali Kota dan Pimpinan DPRD secara bersamaan.

Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito, pihaknya mengapresiasi dewan dan seluruh pihak dalam penyusunan regulasi daerah tersebut. Ia mengatakan, masing-masing raperda memiliki subtansi terbaru.

Seperti pada raperda Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kota Magelang Tahun 2019-2025, sudah terdapat perencanaan pembangunan kepariwisataan periode enam tahun ke depan.

Balitbang Kota Magelang Gelar Pelatihan Inkubasi Bisnis dan Teknologi

"Diantaranya adalah mengembangkan destinasi wisata yang ada, seperti pengembangan KSPK Alun-alun dan sekitarnya, KSPK Gunung Tidar dan sekitarnya, dan KBPK Gor Samapta, Sidotopo dan sekitarnya serta mampu memberikan arahan terbaik atau panduan bagi kepariwisataan," tuturnya.

Raperda lain yakni Raperda Perusahaan Umum Daerah Air Minum dan Perusahaan Umum Daerah Bank Perkreditan Rakyat Bank Magelang merupakan tindak lanjut dari Nomor 54 Tahun 2017 mengenai Badan Usaha Milik Daerah, penyebutan PDAM diubah menjadi Perumda Air Minum.

Penambahan dan penyertaan modal daerah pada Perseroan Terbatas Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah Tahun 2020, juga diharapkan pemerintah Kota Magelang dapat menerima manfaat baik berupa deviden maupun manfaat sosial, manfaat ekonomi.

"Kami harap penyertaan bantuan modal tahun 2020 adalah sebesar Rp 9,5 Milyar sesuai dengan yang diajukan oleh PT BPD Bank Jateng, dapat memacu pertumbuhan dan perkembangan pembangunan perekonomian daerah," katanya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved