Gara-gara Kasus Video Ikan Asin, Anak Galih Ginanjar Dibully Teman-temannya di Sekolah

Kasus video ikan asin Galih Ginanjar menjadi pemberitaan yang viral dan banyak menjadi perbincangan publik di Tanah Air.

Editor: Rina Eviana
KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG )
Galih Ginanjar dan Barbie Kumalasari saat diabadikan di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (8/7/2019). 

Gara-gara Kasus Video Ikan Asin, Anak Galih Ginanjar Dibully Teman-temannya di Sekolah

TRIBUNJOGJA.COM - Kasus video ikan asin Galih Ginanjar menjadi pemberitaan yang viral dan banyak menjadi perbincangan publik di Tanah Air.

Kasus video ikan asin pun menjadi berkepanjangan. Selain menyeret para pembuat video ke penjara, kasus ini pun berakibat buruk kepada psikologis anak Fairuz dan Galih sendiri.

Pasalnya gara-gara unggahan video ikan asin tersebut, anak dari Fairuz A Rafiq dan Galih Ginanjar, King Faaz mendapatkan perundungan atau bullying dari teman-temannya di sekolah.

King Faaz diejek dengan sebutan Ikan Asin oleh teman-temanya di sekolah.

Terkait hal itu, Barbie Kumalasari mengatakan apa yang terjadi dengan putra Fairuz dan Galih Ginanjar adalah risiko pihak Fairuz yang enggan bermediasi.

"Ya risiko lah, namanya anak-anak pasti kan seperti itu kan," ujar Barbie Kumalasari saat ditemui di Polda Metro Jaya, Selasa (13/8/2019)

"Makanya viral beritanya pasti psikis anak juga kena, makanya kan dari awal aku sempat bilang, kasihan anak. Tapi kan mediasinya nggak direspon ya sudah," jelasnya.

Menurutnya, tak dipungkiri jika video tersebut akan sampai ke telinga putra Fairuz dan Galih Ginanjar.

Bahkan dari imbasnya tidak bermediasi, akan berdampak kepada psikis Faaz.

"Ya risiko, kalo berita viral kan seperti itu, kalo memang gak ada damai mau gak mau biar gimana ayahnya sendiri," ungkap Barbie Kumalasari.

"Pasti kan ketika orang jadi rame mem-bully atau sampai panjang, sampai proses pengadilan sampai ditetapkan jadi terdakwa pasti kan lebih parah lagi pasti psikis anak kena lah," tambahnya.

Barbie Kumalasari
Barbie Kumalasari (grid.id)

Namun begitu, Barbie Kumalasari berharap kasus suaminya itu tidak berdampak panjang.

Hal itu menurutnya agar putra Galih tidak jadi bulan-bulanan bully-an teman-teman King Faaz.

"Tapi kan kita berharap gak sampai seperti itu, makanya dari kemarin tuh proses mediasi juga kita harapkan direspon gitu loh," ungkap Kumalasari.

"Agar masalah ini cepat selesai kan gak berkepanjangan, karena bagaimanapun mereka kan punya anak berdua," lanjutnya.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved