HUT Ke 74 RI

Kumpulan Ucapan Dirgahayu Kemerdekaan RI yang Mengobarkan Semangat Nasionalisme

Berikut ini merupakan contoh ucapan-ucapan Dirgahayu Kemerdekaan ke 74 Republik Indonesia yang membakar semangat nasionalisme

Tayang:
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
Tribunjogja.com | Hasan Sakri
Sejumlah pemanjat tebing mengibarkan bendera merah putih berukuran besar di kawasan Geosite Gunung Api Purba Nglanggeran, Patuk, Gunung Kidul, DI Yogyakarta, Senin (13/8/2018) 

TRIBUNJOGJA.COM - Momen hari kemerdekaan Republik Indonesia harus diisi dengan berbagai kegiatan yang positif dan bisa meningkatkan rasa kecintaan kita kepada tanah air.

Bisa dengan berupa aksi nyata, bisa juga dengan cara merangkai kata-kata dan membuat tulisan yang bisa membangkitkan semangat nasionalisme.

Kata Terakhir yang Diucapkan Bung Karno Sebelum Wafat Pada 21 Juni 1970

Nah bagi kamu yang bingung mau menuliskan kalimat-kalimat ucapan Dirgahayu ke-74 Republik Indonesia, berikut ini merupakan kutipan kata-kata mutiara Bung Karno yang bisa dijadikan ucapan HUT ke-74 RI.

Soe Hok Gie: Kala Bung Karno Dilarang Ucapkan Kata Merdeka saat Berpidato

1. “Kami menggoyangkan langit, menggempakan darat, dan menggelorakan samudera agar tidak jadi bangsa yang hidup hanya dari 2 ½ sen sehari. Bangsa yang kerja keras, bukan bangsa tempe, bukan bangsa kuli. Bangsa yang rela menderita demi pembelian cita-cita”

2. “Apabila dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”

3. “Nasionalis yang sedjati, jang nasionalismenya itu bukan timbul semata-mata suatu copie atau tiruan dari nasionalisme barat akan tetapi timbul dari rasa tjinta akan manusia dan kemanusiaan”Sukarno, Dibawah Bendera Revolusi : Jilid 1

4. “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya.”

Sederet Fakta Seputar Teks Proklamasi Indonesia - Ditulis Tangan Bung Karno Hingga Sempat Terbuang

5. “Bangsa itu adalah suatu persatuan perangai jang terdjadi dari persatuan hal-ichwal jang telah didjalani oleh rakjat itu.”
Sukarno, Dibawah Bendera Revolusi : Jilid 1

6. “Nasionalisme itu jalah suatu itikad; suatu keinsyafan rakjat bahwa rakjat itu ada satu golongan, satu "bangsa"!”
Sukarno, Dibawah Bendera Revolusi : Jilid 1

7. "Gantungkan cita-cita mu setinggi langit! Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang."

8. "Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia"

Rahasia Pesona Kecantikan Naoko Nemoto, Istri Bung Karno yang Awet Muda

9. "Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri."

10. "Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian bahwa kekuasaan seorang Presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanya kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah Kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa."

11. "Kita bangsa besar, kita bukan bangsa tempe. Kita tidak akan mengemis, kita tidak akan minta-minta, apalagi jika bantuan-bantuan itu diembel-embeli dengan syarat ini syarat itu! Lebih baik makan gaplek tetapi merdeka, daripada makan bistik tapi budak."

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved