Mengenal Sosok Bek PSS Sleman Derry Rachman Noor, Warisi Bakat Main Bola dari Sang Ayah
Pemilik nomor punggung 69 di PSS Sleman ini tercatat 9 kali dipercaya sebagai starter dari 12 laga yang telah dilakoni
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Derry Rachman Noor menjelma sebagai pemain bertahan yang tak tergantikan di sisi kiri pertahanan PSS Sleman dalam mengarungi Liga 1 2019.
Pemilik nomor punggung 69 di PSS Sleman ini tercatat 9 kali dipercaya sebagai starter dari 12 laga yang telah dilakoni oleh Super Elang Jawa di musim 2019.
Capaian pemain asal Bone itu hanya kalah dari kapten tim Bagus Nirwanto dan striker Yehven Bokhashvili yang selalu tampil sebagai starter di 12 laga yang dilakoni Super Elang Jawa di Liga 1.
Banyak yang tidak menyangka eks pemain PSMP Mojokerto Putra itu bisa tampil konsisten di posisi bek kiri PSS Sleman tersebut.
Padahal di pos tersebut juga ada eks Persib Bandung, Jajang Sukmara.
Namun Derry mampu menunjukan kualitasnya dan membuat pelatih Seto Nurdiyantoro mempercayakan posisi tersebut kepadanya.
Diceritakan Derry, bakat sepakbola yang ada didalam dirinya merupakan turunan dari ayahnya.
Sabrani ayah Derry dahulunya juga merupakan seorang pemain bola.
Karena sering melihat sang ayah bermain bola semasa kecil, sulung dari tiga bersaudara ini bercita-cita untuk menjadi pemain bola profesional.
"Bapak dulunya pemain bola zaman Bahari dulu. Sejak kecil saya juga bercita-cita untuk menjadi pemain bola profesional," ujarnya pada Tribunjogja.com, Kamis (8/8/2019).
Menurut pemain berumur 25 tahun itu, saat ini dirinya begitu menikmati bermain di kompetisi kasta tertinggi di Indonesia.
Apalagi musim ini merupakan musim perdana baginya berlaga di Liga 1 setelah malang melintang di sejumlah klub-klub Liga 2 beberapa musim terakhir.
"Alhamdulillah. Ini musim perdana saya. Saya sangat senang karena disini banyak dapat pengalaman dari senior-senior," katanya.
Meskipun dirinya dipastikan absen saat PSS Sleman bertanding kontra Perseru Badak Lampung FC, Jumat (9/8/2019) besok, ia tak merasa sedih.
Absen karena harus menjalani larangan bertanding akibat menuai akumulasi kartu kuning dimanfaatkan Derry untuk menjaga stamina dan kebugaran.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/derry-rachman-noor.jpg)