Pendidikan

Jayakan Bahasa Indonesia melalui Konferensi Internasional Pengajaran Bahasa Indonesia

Konferensi Internasional Pengajaran Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (KIPBIPA) akan diadakan pada 7-9 Agustus 2019 di Gedung Soegondo, FIB UGM.

Jayakan Bahasa Indonesia melalui Konferensi Internasional Pengajaran Bahasa Indonesia
TRIBUNJOGJA.COM / Siti Umaiyah
Afiliasi dan Pegiat BIPA saat jumpa Pers di Kantor Humas UGM pada Selasa (6/8/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM - Sebagai bangsa Indonesia, kita harus bangga dan bisa terus melestarikan bahasa Indonesia.

Sailal Arimi dari Inculs UGM mengungkapkan sampai dengan saat ini bahasa Indonesia sudah diajarkan di 45 negara di dunia.

Bahkan di Vietnam, Bahasa Indonesia dijadikan bahasa pengantar kedua yang diajarkan.

"Bahasa Indonesia menjadi bahasa pengantar utama di Asia Tenggara. Sampai saat ini sudah diajarkan di 45 negara, seperti Vietnam, Malaysia, Filipina, Korea Selatan, China dan yang lainnya. Selain itu Korea ada tiga universitas yang mengajarkan bahasa Indonesia, dan beberapa universitas yang ada di China," ungkapnya.

Palette: Tips Merawat Wajah Saat Musim Panas

Sailal menyebutkan, sampai dengan saat ini pemerhati Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) terus berusaha membuanakan bahasa Indonesia di tingkat dunia, yang mana hal tersebut sesuai dengan mandat Undang-undang No 20 tahun 2009, tentang memajukan Bahasa Indonesia sebagai bahasa Internasional.

Novi Siti Kussuji Indrastuti, Akademisi Fakultas Ilmu Bahasa UGM, mengungkapkan ada tantangan dan peluang di dalam membuanakan Bahasa Indonesia.

Dimana diperlukan penguatan secara internal.

"Pekerja asing dan mahasiswa asing yang ke Indonesia harus ada UKBI (Uji Kemahiran Bahasa Indonesia). Selain itu, juga diperlukan standarisasi pengajaran BIPA," terangnya.

Menurutnya, sebagai orang Indonesia harus bangga kepada bahasa kita sendiri.

Perkenalkan Bahasa Indonesia, KIPBIPA XI Segera Digelar

Hal tersebut harus dimulai sejak dini.

"Kita harus lebih bangga menggunakan bahasa Indonesia dibandingkan bahasa Inggris. Kita sendiri harus percaya diri dan menjayakan Bahasa Indonesia. Siapa lagi kalau bukan kita," terangnya

Satu dari beberapa upaya Afiliasi Pengajar dan Pegiat BIPA dalam menjayakan bahasa Indonesia yakni melalui Konferensi Internasional Pengajaran Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (KIPBIPA) yang akan diadakan pada 7-9 Agustus 2019 di Gedung Soegondo, Fakultas Ilmu Budaya UGM.

Ketua KIPBIPA 2019, Sudibyo mengatakan, tahun ini KIPBIPA sudah diadakan untuk ke sebelas kalinya yang target utamanya menghasilkan embrio rumusan standarisasi pengajaran BIPA yang meliputi kompetensi dan materi ajar, proses pembelajaran dan penilaian serta pelatihan dan pengajar.

"Dalam kegiatan ini akan ditampilkan 55 makalah Pendamping yang berasal dari dalam dan luar negeri. Selain itu juga dihadiri 100 peserta, yang mana kami juga undang Kepala Balai dan Kantor Bahasa se-Indonesia," ungkapnya. (*)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved