Pendidikan

Tim Dosen UAD Olah Mocaf Sebagai Pangan Lokal Pengganti Terigu

Tim dosen dari Fakultas Teknologi Industri (FTI) UAD memberdayakan kaum perempuan khususnya ibu rumah tangga dalam memanfaatkan pangan lokal.

Tim Dosen UAD Olah Mocaf Sebagai Pangan Lokal Pengganti Terigu
ist
Proses penyerahan alat oleh fakultas teknologi industri Universitas Ahmad Dahlan (UAD) ke Kelompok Ibu-ibu Aisyiyah 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kabupaten Gunungkidul memiliki banyak bahan pangan lokal yang potensial untuk dimanfaatkan dan berdaya saing tinggi antara lain mocaf.

Sayangnya pangan lokal tersebut belum dimanfaatkan secara optimal oleh warga.

Tim dosen dari Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang terdiri dari Gita Indah Budiarti (Teknik Kimia), Murein Miksa Mardhia dan Ahmad Azhari (Teknik Informatika) bekerja sama dengan Majelis Ekonomi di bawah Pimpinan Daerah Aisyiyah memberdayakan kaum perempuan khususnya ibu rumah tangga dalam memanfaatkan pangan lokal, satu di antaranya mocaf sebagai snack yang sehat pengganti tepung terigu.

Palette: Tips Merawat Wajah Saat Musim Panas

"Pada kegiatan ini ibu-ibu Aisyiyah tidak hanya diajari untuk mengolah produk olahan lokal saja, tetapi juga cara pengemasan dan membuat serta mengoperasikan website pemasaran produk mereka," kata Ketua Tim, Gita Indah Budiarti melalui siaran resmi yang diterima Tribunjogja.com, Senin (5/8/2019).

Pada tanggal 27 Juli 2019 lalu telah dilakukan kegiatan serah terima alat oleh wakil ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kepada Ketua Majelis Ekonomi  Aisyiyah Gunung Kidul.

Acara tersebut dilanjutkan dengan penyuluhan dan pelatihan pengemasan produk.

Mahasiswa UAD Ciptakan Permainan Edukasi Kesehatan Leghezo

Adapun, kegiatan ini merupakan acara kedua.

Sebelumnya, acara tersebut sudah berlangsung pada bulan April 2019 yaitu penyuluhan tentang makanan sehat dan pelatihan pembuatan tepung serta pengolahan tepung tersebut menjadi makanan olahan.

Kegiatan ini rangkaian Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang didanai oleh Kemenristek Dikti tahun 2019.

Peserta kegiatan ini merasa antusias dan menyatakan bersedia mengikuti kegiatan selanjutnya, peserta juga berharap ada tindak lanjut dari kegiatan ini.(*)

Penulis: vim
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved