Kulon Progo

Tambak Udang Ilegal Juga Muncul di Panjatan

DKP Kulon Progo mencatat ada sekitar 290 petak tambak udang ilegal di kawasan Panjatan dan 245 kolam tambak di selatan YIA.

Tambak Udang Ilegal Juga Muncul di Panjatan
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kulonprogo 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Tambak udang ilegal tak hanya ada di kawasan pantai selatan Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) melainkan juga muncul di wilayah Kecamatan Panjatan.

Pemerintah Kabupaten Kulon Progo memastikan akan menutup pintu bantuan dan fasilitasi terhadap para petambak yang nekat beroperasi di luar zona peruntukkan budidaya.

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kulon Progo menyebutkan, sesuai Rencana Tata Ruang dan WIlayah (RTRW) setempat, kawasan budidaya perikanan air payau hanya ada di Desa Banaran (Kecamatan Galur) dan Desa Jangkaran (Temon).

Palette: Tips Merawat Wajah Saat Musim Panas

Adapun dari pemetaan yang dilakukan, dinas mencatat ada sekitar 290 petak tambak udang ilegal di kawasan Panjatan dan 245 kolam tambak di selatan YIA.

Kepala DKP Kulon Progo, Sudarna menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan bantuan maupun fasilitasi budidaya dalam bentuk apapun untuk tambak yang berada di luar zonasi peruntukan.

Termasuk, tidak memberikan surat rekomendasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Singkat kata, pemerintah lepas tangan dan tak memberikan fasilitasi apapun terhadap petambak udang ilegal.

"Pemerintah tidak akan memberikan apapun, bantuan atau lainnya. Termasuk surat rekomendasi BBM,"kata Sudarna pada Tribunjogja.com, Minggu (4/8/2019).

Hal sebaliknya menurutnya justru akan didapatkan oleh petambak yang membudidayakan udang sesuai wilayah zonasi yang telah ditentukan.

Giripeni Expo Kenalkan Potensi dari 8 Pedukuhan di Kulon Progo

Surat izin rekomendasi memperoleh BBM di SPBU bisa dengan mudah diberikan pemeritnah selain juga ada bantuan dan fasilitas program lainnya.

Halaman
12
Penulis: ing
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved