Harus Diingat Semboyan 20-20-20 Ketika Terjadi Gempa Bumi
Sebagai salah satu negara yang terletak di Ring of Fire atau Cincin Api Pasifik, Indonesia rawan dengan bencana, salah satunya gempa bumi.
Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Rina Eviana
Harus Diingat Semboyan 20-20-20 Ketika Terjadi Gempa Bumi
TRIBUNJOGJA.COM - Sebagai salah satu negara yang terletak di Ring of Fire atau Cincin Api Pasifik, Indonesia rawan dengan bencana, salah satunya gempa bumi.
Untuk itu, masyarakat yang tinggal di Indonesia perlu memahami betul mitigasi bencana agar bisa menyiapkan mental dan menyelamatkan lebih banyak orang.
Salah satu hal yang perlu dilakukan ketika terjadi gempa bumi adalah mengingat jargon atau semboyan 20-20-20.
Artinya, jika bumi bergoyang selama 20 detik, maka Anda punya waktu 20 menit untuk berlari ke tempat dengan ketinggian minimal 20 meter dari wilayah terendah atau pantai.
Semboyan ini digalakkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada tahun 2018, 12 tahun setelah tsunami di Pangandaran terjadi.
Dilansir Tribunjogja.com dari portal resmi bnpb.go.id yang kala itu masih ditulis Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, angka 20 itu bukan sembarang angka.
Jargon 20–20–20 bermakna apabila terjadi gempa yang berlangsung selama 20 detik, gempa tersebut akan memicu tsunami.
Untuk mengatasi terjangan air laut yang hebat, masyarakat memiliki waktu 20 menit untuk melakukan evakuasi pada ketinggian 20 meter.
Angka tersebut berdasarkan kalkukasi saintifik yang memperhitungkan durasi gempa, kecepatan tsunami dan wilayah evakuasi aman.
Jargon ini digagas oleh Profesor Ron Harris saat melakukan kajian paleotsunami di Pangandaran tahun 2016 lalu.
Ron Harris merupakan seorang ahli geologi dari Brigham Young University, Amerika Serikat yang melakukan kajian bersama peneliti dari UPN Veteran dan Universitas Utah Valley.
Meski di setiap daerah berbeda, tapi angka 20 itu adalah angka aman ketika bencana besar terjadi.
Angka ini wajib diingat masyarakat, mengingat Indonesia adalah negara rawan bencana. ( Tribunjogja.com | Bunga Kartikasari )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-gempa-bumi-di-indonesia.jpg)