Jawa

Petani di Magelang Adu Pengetahuan Bertani pada Lomba Cerdas Cermat

Para petani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani dari tiga kecamatan di Kota Magelang beradu pengetahuan dalam bidang pertanian pada Lomba Cerd

Petani di Magelang Adu Pengetahuan Bertani pada Lomba Cerdas Cermat
Istimewa
Lomba Cerdas Cermat Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kebun Bibit Senopati (KBS) Magelang, Rabu (31/7), diinisiasi oleh Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kota Magelang 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Para petani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani dari tiga kecamatan di Kota Magelang beradu pengetahuan dalam bidang pertanian pada Lomba Cerdas Cermat Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kebun Bibit Senopati (KBS), Kota Magelang.

"Kegiatan ini jadi ajang kompetisi antar petani guna mendapatkan sumber daya manusia pertanian yang handal dalam berusaha tani, baik di sektor tanaman pangan hortikultura, perkebunan, peternakan, perikanan dan pengetahuan umum lainnya di bidang pertanian. Petani yang memiliki kemampuan dan keterampilan lebih baik diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup petani dan keluarganya," kata Kepala Disperpa Kota Magelang, Eri Widyo Saptoko, di sela kegiatan, Rabu (31/7/2019).

Harga Tinggi, Tidak Serta Merta Membuat Petani Cabai di Bantul Untung Besar

Para peserta sendiri berasal dari Gapoktan di tiga kecamatan, yakni Magelang Utara, Magelang Tengah dan Magelang Selatan.

Lomba dibagi dalam 4 sesi yaitu sesi soal wajib, soal lemparan, soal rebutan, soal praktek dan diselingi soal kehormatan dari Kepala Disperpa dan Kepala Bidang Bidang Pertanian Disperpa.

Eri pun menjanjikan untuk memberangkatkan satu orang delegasi petani dan satu orang penyuluh untuk berangkat ke Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (Peda KTNA) Provinsi Jawa Tengah, di Kabupaten Tegal, Oktober 2019 mendatang.

Kepala Bidang Pertanian Disperpa Kota Magelang, Agus Dwi Windarto, menambahkan kegiatan ini jadi media pengembangan diri, menjalin kemitraan dengan berbagai pihak, mengasah keterampilan dan menggali potensi diri bagi para petani.

"Tujuan akhirnya adalah untuk mendapatkan petani yang handal dan berdaya saing," tandas Agus.

KPU DIY Sosialisasikan Pemilu pada Pemilih Pemula Melalui Cerdas Cermat Pemilu Milenial

Sementara itu, Koordinator Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Gapoktan, Sam Wahyono, mengatakan, ketiga Gapoktan di bawah bimbingan penyuluh masing-masing menunjukkan kemampuan dan ketrampilan yang terbaik, menandakan wawasan dan ketrampilan mereka yang juga meningkat.

“Menang kalah soal biasa, yang penting mereka meningkat wawasan dan ketrampilannya setelah kembali ke dunia nyata (usaha tani) masing-masing,” tukasnya

Setelah menjalani kompetisi sekitar 1,5 jam, akhirnya Gapoktan Magelang Tengah tampil sebagai Juara I dengan nilai 1600, diikuti Gapoktan Magelang Utara (Juara II, nilai 1540) dan Gapoktan Magelang Selatan (Juara III, nilai 1310).

Kota Magelang sendiri terdapat 18 kelompok tani dan 7 Gapoktan yang sudah terdata dan terregistrasi di Disperpa. Kelompok-kelompok ini berfungsi sebagai wadah komunikasi antar petani, serta memperkuat kerjasama petani dengan pihak lain.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved