ADVERTORIAL

Pemkot Magelang Kembali Laksanakan Padat Karya Non Bahan

Pemerintah Kota Magelang kembali melaksanakan padat karya non bahan program pengembangan dan perluasan kesempatan kerja 2019.

Pemkot Magelang Kembali Laksanakan Padat Karya Non Bahan
istimewa
Pemkot Magelang Kembali Laksanakan Padat Karya Non Bahan 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah Kota Magelang kembali melaksanakan padat karya non bahan program pengembangan dan perluasan kesempatan kerja 2019.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Magelang ini serentak dilaksanakan di 17 kelurahan, selama 20 hari ke depan, sejak Selasa (23/7/2019).

Gunadi Wirawan, Kepala Disnaker Kota Magelang memaparkan, tujuan padat karya ini adalah untuk membuka lapangan kerja sementara, memberdayakan masyarakat penganggur atau setengah penganggur, dari keluarga kurang mampu.

Lemari Lila Padukan Kain Batik dan Desain Kasual

Tujuan lainnya untuk tambahan penghasilan bagi masyarakat melalui upah kerja, mendukung perolehan penghargaan Adipura, wilayah bebas kumuh, sekaligus menyambut peringatan HUT RI 2019 serta pemberdayaan masyarakat miskin.

"Kegiatan ini juga untuk mendukung program pemerintah mengurangi angka kemiskinan, dan tingkat pengangguran terbuka di Kota Magelang. Tercatat padat karya ini menyerap tenaga kerja sebanyak 714 orang," jelas Gunadi melalui siaran resmi yang diterima Tribunjogja.com.

Adapun sasaran kegiatan ini antara lain masyarakat penganggur dan setengah pengangguran terutama dari keluarga kurang mampu, pencari nafkah utama di dalam keluarga.

Lalu peningkatan kebersihan infrastruktur di lokasi yang telah disepakati masyarakat setempat.

BNNK Magelang Rehabilitasi 8 Penyalahguna Narkotika

Gunadi mengemukakan, kegiatan padat karya non bahan tersebar di 3 kecamatan meliputi Kecamatan Magelang Utara berupa pembersihan walet atau lumpur dan pembersihan saluran gorong-gorong.

Lalu di Kecamatan Magelang Tengah berupa pembersihan walet atau lumpur, pembersihan sodetan, gorong-gorong serta aliran Kali Bening, Kali Kendali dan Kali Gowak.

"Sedangkan di Kecamatan Magelang Selatan meliputi pembersihan walet atau lumpur, pembersihan aliran Kali Lanang, Kali Gandekan, saluran gorong-gorong dan sebagainya," sebutnya.

Lebih lanjut, padat karya non bahan yang menyerap anggaran APBD Kota Magelang sebesar Rp 1.380.179.000 ini dilaksanakan masyarakat setiap hari kerja pukul 08.00 – 12.00 WIB, khusus hari jumat dimulai pukul 07.30 – 11.00 WIB.

Bebatuan Diduga Bagian Bangunan Candi Kuno Ditemukan di Lahan Bekas Sawah di Magelang

Sementara itu, Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito, dalam sambutan tertulis yang disampaikan Inspektur Kota Magelang Sumartono, mengungkapkan kegiatan ini untuk membangun solidaritas kegotongroyongan yang tinggi di masyarakat serta terciptanya perputaran uang melalui pemberian upah kerja.

Pelaksanaan kegiatan padat karya ini dapat bersinergi dengan progam Pemerintah Kota Magelang, satu di antaranya yaitu program Adipura, mendukung program Kotaku atau gerakan 100-0-100 yang dikenal sebagai 100 persen akses layanan air minum, 0 persen pemukiman bebas kumuh, 100 persen akses santitasi yang layak.

"Diharapkan masyarakat melaksanakan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, menjaga dan memelihara sarana dan prasarana lingkungan yang bersih dan sehat serta membelanjakan upah yang diterima untuk keperluan yang bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan keluarga," ujarnya. (*)

Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved