Yogyakarta

Pemprov DIY Gencarkan Program Perlindungan dan Jaminan Sosial bagi Lansia Terlantar

Pemprov DIY terus melakukan berbagai terobosan dan kebijakan terkait dengan program perlindungan dan jaminan sosial bagi lansia terlantar.

Pemprov DIY Gencarkan Program Perlindungan dan Jaminan Sosial bagi Lansia Terlantar
internet
ilustrasi lansia 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah Provinsi DIY  terus melakukan berbagai terobosan dan kebijakan terkait dengan program perlindungan dan jaminan sosial bagi lansia terlantar.

Selain itu, Program Familly Support menyasar lansia yang masuk dalam kategori potensial.

Pemerintah juga memiliki Perawatan Sosial (Home Care) bentuk pelayanan sosial pada lanjut usia yang membutuhkan perawatan dalam jangka waktu yang lama.

Lemari Lila Padukan Kain Batik dan Desain Kasual

Bentuk perawatan sosial pada lansia yang mengalami proses penuaan dalam melaksanakan aktifitas sehari-hari.                             

Selain itu, pemerintah juga memiliki program Daycare menyasar lansia yang masuk kategori potensial.

Tujuan dari program ini untuk meningkatkan keberfungsian sosial melalui kegiatan sehari-hari lanjut usia.

Sasaran kegiatan Asistensi Sosial Lembaga Kesejahteraan Sosial (ASLKS) adalah lanjut usia yang berada dalam lembaga baik potensial maupun non potensial.                

Adapun dalam kegiatan APBD 2019 dianggarkan untuk program perlindungan dan jaminan sosial ini meliputi bantuan permakanan bagi lanjut usia terlantar sebanyak 60 orang selama enam bulan.  

Kemudian, fasilitasi pelayanan lanjut usia melalui home care untuk 600 orang sebanyak 4 kali selama 6 bulan.

Jumlah Lansia Terlantar di Yogyakarta Menurun

“Adapula program bhakti sosial bedah kamar lanjut usia di 10 lokasi untuk 1 tahun anggaran. Dan juga, bansos jaminan sosial lanjut usia (aslks) 500 orang untuk 6 bulan,” papar Kepala Dinas Sosial DIY, Untung Sukaryadi pada Tribunjogja.com.

Program melalui APBN 2019 pun dianggarkan untuk bantu (bantuan bertujuan) Lanjut Usia yang akan diterima 592 lansia selama dua kali dalam setahun.

Program dukungan keluarga (familly support) untuk 140 lansia dalam satu kali kegiatan.

Sebanyak 429 lansia juga akan mendapatkan perawatan sosial (home care) yang dilaksanakan selama 6 bulan.  

Sebanyak 140 lansia juga mendapatkan pelayanan harian lanjut usia ( daycare) yang dilaksanakan satu bulan empat kali pertemuan selama enam bulan.

Sementara, asistensi sosial melalui lembaga kesejahteraan sosial (aslks) menyasar pada 96 lansia yang dilaksanakan 6 bulan. (*)

Penulis: ais
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved