Kota Yogya

Wakil Wali Kota Yogya Minta Warga Unduh JSS

Warga dapat memanfaatkan layanan PSC 119 dalam aplikasi JSS saat keadaan darurat.

Wakil Wali Kota Yogya Minta Warga Unduh JSS
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi saat menyerahkan dokumen kependudukam secara simbolis kepada salah satu ibu yang baru saja melahirkan, di Pendopo Kecamatan Kotagede, Jumat (19/7/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengimbau warga, khususnya ibu hamil untuk mengunduh aplikasi Jogja Smart Service (JSS).

Hal itu ia sampaikan dalam Peluncuran Keluar Bersama di Kecamatan Kotagede, Jumat (19/7/2019).

"JSS ini penting karena di dalamnya menyediakan layanan kedaruratan. Jadi misal ibu-ibu merasa sudah kontraksi padahal HPL (Hari Perkiraan Lahir) masih jauh, bisa langsung minta ambulans. Nanti PSC 119 akan segera datang," ujarnya pada Tribunjogja.com.

Lemari Lila Padukan Kain Batik dan Desain Kasual

Tak terkecuali terkait masalah kependudukan, Heroe juga mengatakan bahwa urusan dokumen kependudukan juga dapat dilihat dan diakses melalui JSS.

"Seluruh layanan kelurahan dan kecamatan sudah bisa diproses lewat handphone tanpa harus datang ke kecamatam dan kelurahan. Cukup dengan mendownload JSS," jelas Heroe.

Terkait peluncuran Keluar Bersama, Heroe mengatakan bahwa sebenarnya sudah banyak inovasi pelayanan yanh harus diterapkan.

"Harapannya dilaunching 3in1 juga untuk yang meninggal. Begitu ada yang meninggal, keluarga yang ditinggalkan dapat KTP baru, KK baru, dan kartu kemartian," ucapnya.

Kecamatan Kotagede Luncurkan Pelayanan Kependudukan Keluar Bersama Daftar 1 Dapat 5

Ia mencontohkan, di Kecamatan Gondomanan juga sudah melengkapi pelayanan kependudukan bagi remaja yang baru menginjak usia 17 tahun.

"Mereka mendapat KTP dan hadiah berupa buku kesehatan, kepolisian, BNN, dan camat. Mereka ditandai masuk usia dewasa maka harus punya tanggungjawab untuk dirinya sendiri," bebernya.

Selanjutnya, tambah Heroe, di Cokrodiningratan ada kegiatan Kelambu atau Kelas untuk Ibu Hamil.

Puskesmas aktif mengumpulkan ibu hamil di satu ruangan untuk konsultasi terkait kehamilan dan mempersiapkan perencanaan kelahiran.

"Termasuk membuat grup WA yang difasilitasi Puskesmas dan Kelurahan. Sudah ada dokter juga di grup itu. Jadi ketika ada apa-apa mereka langsung bisa menanyakan, dan langsung mendapatkan jawaban," urainya.(*)

Penulis: kur
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved