Baru 30 Persen UMKM di DIY yang Go Digital

Dalam kesempatan tersebut ia juga menyampaikan bahwa baru 30% UMKM di DIY yang sudah Go Digital.

Baru 30 Persen UMKM di DIY yang Go Digital
Tribun Jogja/ Andreas Desca Budi Gunawan
Asisten Perekonomian dan Pembangunan DIY, Trisaktiyono, saat menghadiri pembukaan The Big Start Indonesia Season 4, Jumat (19/7/2019) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Andreas Desca Budi Gunawan

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Perkembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di DIY terbilang cukup pesat.

Demikian disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan DIY, Trisaktiyono, saat menghadiripembukaan The Big Start Indonesia Season 4, Jumat (19/7/2019), di Alun-alun Utara Yogyakarta.

Dalam kesempatan tersebut ia juga menyampaikan bahwa baru 30% UMKM di DIY yang sudah Go Digital.

"Di DIY ada sekitar 300.000 UMKM tapi baru 30% yang Go Digital," tuturnya.

Menurutnya pendampingan dan adaptasi mengenai dunia online perlu ditanamkan pada UMKM saat ini.

"Memang dengan Go Digital pasti akan mempengaruhi siklus bisnis, yang tadinya hanya siang hari, tapi dengan online sistem kerjanya jadi 24 jam", tambahnya.

Trisaktiyono juga menyampaikan untuk go digital saat ini memang masih banyak hambatannya.

"Banyak hambatannya saat ini, seperti faktor generasi dan pengetahuan digital, karena UMKM yang sudah ada itu ada yang dari era 80 atau 90an," cetusnya.

Menurutnya UMKM dengan generasi 80-90an harus beregenerasi.

"Walaupun UMKM lama untuk masuk digital bisa diserahkan kepada generasi muda, entah anak atau saudaranya untuk mampu bersaing di era digital," pungkasnya. (*)

Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved