Pendidikan

Elektrokimia Berimplikasi Luas dalam Kehidupan Manusia

Selain aplikasi dalam sensor dan pemisahan kimia, elektrokimia juga banyak diaplikasikan dalam bidang-bidang lain.

Elektrokimia Berimplikasi Luas dalam Kehidupan Manusia
Dok Humas UNY
Pengukuhan Guru Besar UNY ke-141, pada Rabu (17/7/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sampai dengan saat ini, penemuan-penemuan berkaitan dengan bidang Elektrokimia banyak diaplikasikan dalam pengembangan sel elektrokimia maupun sel elektrolisis.

Untuk produk yang paling menonjol hingga abad ini misalnya sel baterai litium yang banyak dipakai di HP maupun proses elektroplating yang banyak dikembangkan dalam surface material, seperti pelapisan cat mobil.

Prof. Dr. Suyanta, M.Si dalam pidato pengukuhannya sebagai Guru Besar ke 141, bidang Kimia Analitik pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Yogyakarta, mengungkapkan pada dasarnya elektrokimia mencakup 2 bagian dasar yaitu sistem sel potensial dan sistem sel elektrolisis.

Mahasiswa UAD Ciptakan Alat Pendingin Ikan Tanpa Zat Kimia

“Dalam sistem sel potensial terjadi perubahan energi kimia menjadi energi listrik, yang dalam sistem tersebut terjadi reaksi kimia yang menghasilkan tenaga listrik," katanya dihadapan rapat terbuka Senat di Ruang Sidang Utama Rektorat UNY Rabu (17/7/2019). Suyanta adalah guru besar UNY ke-141.

Suyanta mengungkapkan, sebaliknya dalam sistem sel elektrolisis, tenaga listrik diperlukan untuk terjadinya reaksi kimia.

Selain aplikasi dalam sensor dan pemisahan kimia, elektrokimia juga banyak diaplikasikan dalam bidang-bidang lain.

"Di era industrialisasi dan era komputerisasi, penggunaan elektrokimia cukup berkembang luas. Industri-industri saat ini banyak menggunakan material-material hasil elektroplating maupun hasil elektrosintesis," katanya.

FIS UNY Akan Gelar Seminar Internasional 3rd ICSSED

Menurutnya, material elektroplating biasanya banyak dipakai dalam berbagai industri pelapisan logam, termasuk dalam industri elektronika yang banyak dihasilkan untuk bahan-bahan chip dan semi konduktor.

Sedangkan contoh produk dari proses penerapan elektrokimia antara lain lapisan velg mobil, zeolit (nanacomposite polyanlinine), bahan obat-obatan, bahan semikonduktor, dan lain lain.

"Dalam industri kendaraan bermotor saat ini, sedang berkembang mobil dengan tenaga listrik dan juga mobil kombinasi listrik dan BBM (hybrid).

Tantangan terbesar saat ini dalam industri itu adalah diciptakannya baterai yang mempunyai daya simpan tinggi, sehingga mampu digunakan dalam jangka waktu yang lama dengan energi yang kecil," terangnya.

Bukan hanya itu, dalam kehidupan masyarakat saat ini juga banyak berkembang aplikasi elektrokimia yang paling sederhana, yaitu dalam proses penyepuhan logam untuk perhiasan.

Manfaatkan Limbah Salak, Mahasiswa UNY Ciptakan Sepatu Kesehatan

"Kita mengenal berbagai perhiasan yang banyak dipakai dan disukai para ibu-ibu, misalnya perhiasan, emas, perak, permata, diamond, dan lain-lain. Bagi kalangan tertentu perhiasan gelang, kalung, cincin, dan lain- lain bisa menjadi kebanggaan dan status sosial. Namun jika kita tidak hati-hati kita bisa tertipu dengan jenis perhiasan-perhiasan tersebut," ungkapnya.

Menurutnya, bisa jadi perhiasan-perhiasan tersebut hanya berupa pelapisan saja (bukan logam mulia yang murni). Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa bidang elektrokimia merupakan bidang yang sangat luas aplikasinya dan mempunyai dampak yang sangat besar dalam perkembangan ilmu pengetahuan serta berimplikasi luas dalam kehidupan manusia.

"Khususnya dalam bidang analisis, peran elektrokimia dapat menghasilkan cara-cara analisis yang sangat bagus dengan limit deteksi yang sangat kecil. Bidang ini sangat berperan dalam pengembangan nanoanalisis khususnya melalui teknik voltametri. Dalam bidang pemisahan maka elektrokimia juga mampu menghasilkan material-material baru yang secara rekasi kimia tidak dapat disintesis namun secara elektrokimia (elektrosintesis) dapat dihasilkan material-material baru tersebut," jelasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved