Breaking News:

Regional

Kisah Keluarga di Pekalongan Hidup di Hutan Karena Merasa Terkena Kutukan, Ternyata Ini Penyebabnya

Kisah Keluarga di Pekalongan Hidup di Hutan Karena Merasa Terkena Kutukan, Ternyata Ini Penyebabnya

Tribunjateng.com/Budi Susanto
Sumi dan Untung saat ditemui Tribunjateng.com di rumahnya, Rabu (10/7/2019). 

Istri Untung, Semi (75) mengaku keluarganya saat itu memutuskan pindah ke tengah hutan karena terserang penyakit aneh.

Bebasnya Ety dari Hukuman Mati dan Pemulangan 80 TKI, Entin Sempat Ditahan Majikan 10 Tahun

Wanita Hamil dan Delapan Anak-anak Jadi Korban Pembantaian di Papua Nugini

Satu persatu kakaknya meninggal secara beruntun setiap tahun.

Bahkan dari 8 bersaudara, yang masih hidup hingga saat ini hanya dua orang.

“Seperti terkena kutukan kata ayah saya, karena kakak saya selalu meninggal. Kakak saya ada 8 dan setiap tahun meninggal satu persatu, hanya tersisa dua termasuk saya,” jelasnya.

Karena hal itulah, kata Semi, ayahnya memutuskan untuk pergi dan menetap di tengah hutan demi menghindari kutukan yang menimpa keluarganya.

“Hingga ayah dan ibu saya meninggal , saya dan suami masih menetap. Dan kini kami punya dua anak serta tujuh cucu,” ujar Semi.

Adanya keluarga yang tinggal di tengah hutan pinus selama bertahun-tahun itu dibenarkan oleh Jedot, yang pernah menjadi petugas Puskesmas Kecamatan Paninggaran.

Kronologi Viral Video Bocah Terperosok Lubang Paku Bumi 32 Meter di Palembang, Akhirnya Meninggal

Jedot yang bertugas dari tahun 1984 hingga 1987 bahkan sangat akrab kepada keluarga Semi.

“Sewaktu saya bertugas dulu saya menemukan keluarga yang tinggal di tengah hutan, dan hingga kini mereka masih bertahan,” kata Jedot saat mengantar Tribunjateng.com ke kediaman keluarga Semi.

Diceritakannya, ayah Semi bernama Dakup, yang menderita kusta di mana beberapa jarinya sudah terputus karena penyakit tersebut.

Halaman
123
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved