Yogyakarta
Pemprov DIY Siapkan 1.500 Tangki untuk Droping Air
Pemerintah Provinsi DIY melalui Dinas Sosial (Dinsos) menyiapkan 1.500 tangki untuk antisipasi kekeringan.
Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM - Sejumlah wilayah sudah mengajukan dropping air di musim kemarau ini.
Pemerintah Provinsi DIY melalui Dinas Sosial (Dinsos) pun menyiapkan 1.500 tangki untuk antisipasi kekeringan ini.
Selain itu, BPBD juga membuka layanan bantuan untuk dropping air ini.
Kepala Pelaksana Harian BPBD DIY, Biwara Yuswantana menjelaskan, hingga saat ini sejumlah wilayah sudah menerima bantuan dropping air dari BPBD setempat.
• TVS Menggebrak Pasar dengan 3 Produk Baru di Lini Berbeda
Menurutnya ada dua wilayah yang sudah dibantu diantaranya adalah Gunungkidul dan Bantul.
“Untuk Gunungkidul, sampai hari ini sudah droping air 360 tanki,” ujar Biwara kepada Tribunjogja.com, Kamis (4/7/2019).
Biwara menjelaskan, dropping ini paling banyak di dua kecamatan yakni, Kecamatan Girisubo sebanyak 200 tangki dan Rongkop sebanyang 100 tangki.
Dua kecamatan ini paling banyak menerima dropping air dari delapan kecamatan yang mengajukan dropping air.
Adapun daerah lainnya adalah Kabupaten Bantul yang sudah melakukan dropping air bersih.
Empat kecamatan ini diantaranya adalah Pleret, Dlingo, Piyungan dan Pandak.
• Bantuan Kemanusiaan ACT Melalui Daging Kurban dan Droping Air Bersih
Dropping ini juga meliputi empat kelurahan dan 10 dusun.
“Sampai kemarin BPBD Bantul sudah droping 10 tangki,” urainya.
Biwara menambahkan, hingga saat ini daerah masih mampu menghandel kebutuhan atau permintaan droping air.
Adapun untuk usulan ke kabupaten akan dikoordinasikan oleh BPBD.
BPBD DIY pun membuka Help Desk di Pusdalops DIY.
Ini merupakan pelayanan bagi warga, instansi atau komunitas yang akan membantu droping air ke daerah-daerah yang membutuhkan.
“BPBD DIY siap dengan tiga armada tangki bila diperlukan,” urainya. (*)