Bantul

Honor Badan Ad Hoc Masih Dikoordinasikan

Ketua KPU Bantul Didik Joko Nugroho mengatakan berdasar kajian dengan KPU DIY, honor diusahakan tak timpang satu sama lain.

Honor Badan Ad Hoc Masih Dikoordinasikan
TRIBUNJOGJA.COM / Amalia Nurul F
Ketua KPU Bantul, Didik Joko Nugroho 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - KPU Bantul masih mengkoordinasikan honor bagi badan ad hoc untuk pilkada 2020 nanti.

Honor ini sesuai aturan, disesuaikan dengan kemampuan daerah.

Ketua KPU Bantul Didik Joko Nugroho mengatakan berdasar kajian dengan KPU DIY, honor diusahakan tak timpang satu sama lain.

"Rencana tidak akan timpang satu daerah dengan daerah lainnya. Jangan sampai ini jadi kecemburuan. Kita perhatikan agar bisa sama," kata Didik.

Program Memilah Sampah Menjadi Emas Diluncurkan di Bantul

Lanjutnya harus ada titik temu berdasar undang-undang yang berlaku dan penyesuaian kemampuan keuangan daerah.

"Disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah, harus ada titik temu sesuai undang-undang diminta mendanai harus ada titik temu," paparnya.

Setelahnya, KPU Bantul akan melakukan koordinasi dengan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD). Didik menambahkan, koordinasi ini tak cukup sekali saja.

"Tidak akan selesai sekali saja, akan ada koordinasi lebih lanjut," tuturnya.

Selain itu, untuk jumlah KPPS yang dibutuhkan untuk pilkada 2020 masih belum ada jumlah tetapnya.

Dua Inovasi Pelayanan Bantul Masuk Top 99 Nasional

Hal tersebut karena jumlah TPS juga masih dihitung kembali.

"TPS belum ditetapkan. Karena di pilkada 2015 lalu ada 1768 TPS. Di 2020 kemungkinan akan bertambah," jelasnya.

"Kita akan tetapkan setelah ada data potensial pemilih. Jumlah TPS ini berdasar pertumbuhan penduduk bukan karena faktor geografis," sambungnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: amg
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved