Gunungkidul

ACT DIY Targetkan Distribusi 500 Tangki Air Bersih ke Gunungkidul

Krisis kekeringan dan kesulitan warga untuk mendapat air bersih di Gunungkidul menjadi sorotan Aksi Cepat Tanggap (ACT) DIY.

ACT DIY Targetkan Distribusi 500 Tangki Air Bersih ke Gunungkidul
istimewa
ACT DIY saat menggelar Humanity Gathering & Syawalan ACT DIY di Hotel Satoria Sabtu (29/6/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM - Krisis kekeringan dan kesulitan warga untuk mendapat air bersih di Gunungkidul menjadi sorotan Aksi Cepat Tanggap (ACT) DIY.

Tercatat hingga saat ini kekeringan di Gunungkidul telah melanda di 10 kecamatan yakni Girisubo, Purwosari, Rongkop, Tepus, Ngawen, Ponjong, Semin, Patuk, Semanu, dan Paliyan.

Satu dari beberapa upaya ACT DIY dalam membantu warga yang tengah kesulitan air bersih yakni dengan melakukan Program Droping Air Bersih menggunakan armada truk tangki berkapasitas 5.000 liter ke wilayah-wilayah rawan kekeringan.

Kampoeng Mataraman Olah Hasil Bumi Warga Jadi Berbagai Menu Menarik

Tim Program ACT DIY Kharis Pradana mengatakan, pendistribusian air bersih dimulai minggu ini dengan mengerahkan lima armada truk tangki yang membawa bantuan total 10 tangki di empat desa di Gunungkidul.

Pendistribusian air bersih merupakan program darurat untuk menyuplai air di Gunungkidul selama kekeringan melanda.

“Memang program dropping air bersih ini bukanlah solusi jangka panjang untuk memutus krisis kekeringan di Gunungkidul, tetapi setidaknya dengan bersama-sama kita memberi bantuan air bersih, bisa meringankan beban masyarakat yang sedang dilanda krisis air bersih," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunjogja.com.

GREDU Bersama Global Wakaf-ACT dalam Digitalisasi Pendidikan

Program dropping air bersih di Gunungkidul selama musim kemarau ini ditargetkan sebanyak 500 tangki, atau sebanyak 2,5 juta liter air bersih selama musim kemarau.

"Untuk saat ini kita targetkan 500 tangki, sampai musim hujan datang," lanjutnya.

Selain program dropping air bersih, program jangka panjang juga sudah dilakukan sejak beberapa tahun terakhir, yaitu program Sumur Wakaf.

Sumur Wakaf sendiri merupakan program pembangunan sumur bor yang dikelola oleh Global Wakaf – ACT.

"Sampai saat ini, jumlah Sumur Wakaf yang telah dibangun di Kabupaten Gunungkidul dan sekitarnya telah mencapai 18 titik dengan kedalaman beragam dari 50 meter hingga 100 meter," tuturnya. (*)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved