Yogyakarta

DPKP DIY Minta Peternak Tunda Jual Ayam

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Daerah Istimewa Yogyakarta meminta peternak ayam untuk menunda penjualan ayam kepada pedagang.

DPKP DIY Minta Peternak Tunda Jual Ayam
TRIBUNJOGJA.COM / Christi Mahatma
Ayam broiler yang belum terjual di Pasar Terban Yogyakarta, Selasa (25/6/2019) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DPKP) Daerah Istimewa Yogyakarta meminta peternak ayam untuk menunda penjualan ayam kepada pedagang.

Hal itu disampaikan oleh Kepala DPKP DIY, Sasongko.

Ia mengakui bahwa saat ini harga ayam boiler rendah.

Hal itu disebabkan oleh oversupply.

Saat panen, semua peternak ayam menjual ayam, dengan demikian berimbas pada melimpahnya stok, dan mempengaruhi harga.

Harga Ayam Anjlok, Peternakan Milik Warga Sleman Rugi hingga Puluhan Juta Rupiah

Rendahnya harga ayam, kata dia bukan hanya terjadi di DIY saja, tetapi juga berbagai daerah di sekitar DIY.

"Harga ayam anjlok ini sebenarnya tidak hanya terjadi di DIY saja, justru DIY ini hanya imbasnya. Para peternak salahprediksi, dampaknya adalah oversupply itu. Kalau kami yang menyarankan agar peternak ini menunda penjualan," katanya Selasa (25/06/2019).

Penundaan penjualan, bisa saja berupa pembekuan ayam. Peternak diminta untuk memotong ayam, dan membekukan dalam suhu yang rendah.

Dengan demikian penjualan ayam bisa ditunda.

Hal lain yang bisa dilakukan adalah mengolah daging ayam tersebut menjadi makanan.

Rabu Besok, 5.000 Ekor Ayam Akan Dibagikan Gratis

"Produk pangan memang rentan, kalau kebutuhan lebih maka pasokan juga berpengaruh. Yang bisa dilakukan adalah mengatur penjualan ayam yang hidup. Bisa saja dipotong kemudian dibekukan. Bisa juga diolah jadi bakso, dan olahan ayam lainnya," lanjutnya.

Ia menambahkan rendahnya harga yam tidak berpengaruh pada konsumsi ayam di DIY. Menurutnya konsumsi ayam di DIY masih tinggi.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas terkait.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved