Jawa
Kota Magelang Jadi Percontohan Smart City
Kota Magelang didaulat menjadi satu dari beberapa kota percontohan untuk Gerakan 100 Smart City di Indonesia.
Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K
TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Kota Magelang didaulat menjadi satu dari beberapa kota percontohan untuk Gerakan 100 Smart City di Indonesia.
Gerakan tersebut adalah gerakan mewujudkan kota cerdas, kota yang efektif dan efisien, masyarakat pun dapat tinggal dengan aman dan nyaman.
Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito, menyambut baik terpilihnya Kota Magelang sebagai satu dari 100 kota/ kabupaten dalam gerakan ini.
Hal ini dikatakannya sebagai sebuah kebanggaan sekaligus tantangan.
• 5 Inspirasi Gaya Lebaran Ala Yaseera yang Bakal Bikin Penampilanmu Tetap Kece
"Untuk itu setiap aspek dari smart city, yang mencakup smart mobility, smart government, smart economy, smart people, smart living, dan smart environment. harus didorong dan diwujudkan," kata Sigit, Senin (24/6/2019) di Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Gerakan 100 Smart City 2019 di Ruang Adipura Kencana, Kompleks Kantor Walikota Magelang.
Sigit mengatakan, Kota Magelang sudah dua kali menyandang smart city terbaik se-indonesia kategori kota sedang/kecil.
Predikat ini mesti terus dipertahankan dan ditingkatkan.
Ia pun meminta komitmen dari seluruh pihak agar Kota Cerdas dapat terus terwujud.
"Untuk merealisasikan konsep kota cerdas tersebut, tidak bisa hanya mengandalkan kemauan, kesungguhan dan komitmen seluruh pemangku kepentingan juga mutlak diperlukan.
Ke depan, Sigit berharap melalui program Smart City ini, pengelolaan daerah semakin maju, pelayanan baik, nyaman, aman, bermartabat.
Tidak hanya pertumbuhan kota, tetapi juga angka kemiskinan.
• Verifikasi Berkas untuk PPDB 2019 Kota Magelang Dimulai Hari Ini, Calon Siswa Berburu Token
"Syukur-syukur pertumbuhan juga jadi baik, sehingga kemiskinan menurun karena rakyat sejahtera. Beberaoa tahun lalu angka kemiskinan kita masih 16 persen. Sejak masuk smart city turun menjadi 9 persen, kemudian turun lagi 7 persen. Itu artinya pengelolaan kita sudah on the track," tuturnya.
Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kota Magelang, Catur Budi Fajar Sumarmo mengatakan, gerakan ini merupakan program dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sebagai pilot project untuk daerah sekitar bisa mengimplementasikan smart city.
"Kota Magelang terpilih menjadi satu dari 100 Kota/Kabupaten pilot project," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kota-magelang-jadi-percontohan-smart-city.jpg)