Travel
Mengintip Goa Surocolo, Situs Bersejarah yang Tersembunyi di Bukit Poyahan Bantul
Konon goa ini pernah digunakan sebagai tempat persembunyian oleh Sunan Amangkurat Mas atau Sunan Amangkurat III.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Goa Surocolo oleh sebagian masyarakat dikenal juga dengan sebutan Goa Sunan Mas.
Letaknya di sebuah bukit di Dusun Poyahan, Desa Seloharjo, Pundong, Kabupaten Bantul.
Dari informasi yang dihimpun Tribunjogja.com, situs ini merupakan cagar budaya bentuknya berupa goa alam dari batuan putih.
Mulut goa memiliki ukuran sekitar 1.5 x 1 meter.
• 5 Inspirasi Gaya Lebaran Ala Yaseera yang Bakal Bikin Penampilanmu Tetap Kece
Untuk menuju ke tempat ini, pengunjung akan diajak untuk menaiki bukit melintasi jalanan setapak yang dibuat berundak.
Tak begitu lama, letak mulut goa berada di lereng bukit.
Di tempat ini suasananya begitu teduh karena pepohonannya yang rindang.
Di sisi lain suasana di seputaran goa justru mampu membangkitkan bulu kuduk.
Kata warga setempat, Wardi, Goa Surocolo seringkali didatangi oleh pengunjung namun pada waktu-waktu tertentu, terutama pada penanggalan Jawa.
"Mereka datang kemudian pergi. Saya nggak tau apa yang mereka lakukan," kata dia pada Tribunjogja.com.
Ia sendiri mengaku tidak mengetahui secara pasti sejarah dari Goa Surocolo.
Yang ia tahu goa itu sudah ada sejak ia masih kecil.
Berdasarkan papan informasi yang tertulis disekitar kompleks situs, Goa Surocolo disebut juga dengan Goa Sunan Mas.
• Demi Nafkahi Keluarga, Buruh Jasa Tunggang Kuda Rela Bermalam di Pantai Goa Cemara
Karena konon goa ini pernah digunakan sebagai tempat persembunyian oleh Sunan Amangkurat Mas atau Sunan Amangkurat III.
Menurut sumber setempat, Sunan Mas bersembunyi di Goa Surocolo karena terlibat konfrontasi dengan Belanda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/mengintip-goa-surocolo-situs-bersejarah-yang-tersembunyi-di-bukit-poyahan-bantul.jpg)