Kamis Pagi, Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 1,2 Kilometer

Awan panas meluncur tercatat pada pukul 09.17 WIB dengan jarak luncur mencapai 1.200 meter menuju ke arah Tenggara.

Kamis Pagi, Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 1,2 Kilometer
twitter BPPTKG
Kondisi Gunung Merapi yang teramati via PGM Jrakah 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gunung Merapi kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya, Kamis (20/6/2019) pagi. 

Dari informasi yang dirilis oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, Gunung Merapi meluncurkan awan panas guguran ke arah hulu Kali Gendol.

Awan panas meluncur tercatat pada pukul 09.17 WIB dengan jarak luncur mencapai 1.200 meter menuju ke arah Tenggara.

"Awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 75 mm dan durasi 120 detik. Jarak luncur 1.200 m ke arah hulu Kali Gendol," kutip TribunJogja.com dari siaran twitter resmi BPPTKG Yogyakarta. 

Kendati demikian, BPPTKG masih mempertahankan status di level II atau waspada sejak 21 Mei 2018 lalu. 

Sementara itu berdasar laporan terakhir BPPTKG Yogyakarta pada Rabu (19/6/2019), Gunung teraktif di pulau jawa ini juga menunjukkan aktivitas vulkaniknya dengan meluncurkan lava pijar sebanyak 12 kali. Tercatat pada pukul 00.00-24.00 WIB.

12 kali guguran lava pijar yang terjadi pada Rabu (19/6/2019) lalu tercatat pada seismograf dengan waktu sebagai berikut :

-19/06/2019 12:18
-19/06/2019 12:36
-19/06/2019 17:23
-19/06/2019 17:40
-19/06/2019 17:47
-19/06/2019 17:52
-19/06/2019 17:56
-19/06/2019 20:28
-19/06/2019 21:46

"Sejak bulan Agustus 2019 hingga tanggal 1 Juni 2019, telah terjadi sekitar 72 kali guguran awan panas dengan jarak luncur rerata berkisar 1000 meter hingga 2000 meter yang mengarah ke Hulu Kali Gendol," terang Hanik Humaida Kepala BPPTKG DIY dalam siaran persnya tempo hari.

Lewat aktivitas hari ini, BPPTKG DIY masih menetapkan status Gunung Merapi pada Status Waspada (level II).

BPPTKG juga mengimbau seluruh warga yang berada disekitar kaki Merapi untuk tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa.

Dengan menjaga jarak aman sekitar 3 Km dari puncak Merapi.

Warga yang berada dalam Kawasan Rawan Bencana III harus tetap waspada dan berhati atas segala kemungkinan termasuk jika terjadinya hujan abu disekitar lereng Merapi wilayah yang berdampak awanpanas guguran.

BPPTKG berharap warga tidak terpancing akan berita bohong atau informasi yang belum jelas sumbernya tentang Merapi sebelum melakukan kroscek melalui situs maupun akun media sosial resmi BPPTKG. (*)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved