Sport

Turnamen Golf Jadi Ajang Perpesi DIY Jalin Silaturahmi

Keluarga Besar Persatuan Pegolf Senior Indonesia (Perpesi) DIY menggelar Halal Bihalal di Merapi Golf, Sleman, Yogyakarta, Selasa (18/6/2019).

Tayang:
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / R Hanif Suryo
Penyerahan hadiah turnamen golf yang digelar Perpesi DIY di Merapi Golf, Sleman, Selasa (18/6/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM - Keluarga Besar Persatuan Pegolf Senior Indonesia (Perpesi) DIY menggelar Halal Bihalal di Merapi Golf, Sleman, Yogyakarta, Selasa (18/6/2019).

Tak sekadar Halal Bihalal, turnamen golf pun dipilih sebagai media menjalin silaturahmi antar anggota Perpesi DIY.

Coronation Cup 2019 : Overall Best Gross Disabet Pegolf Asal Semarang

"Turnamen ini adalah program kerja yang kami gabung dengan syawalan seluruh anggota Perpesi DIY. Sayang tidak semuanya bisa ikut hari ini (kemarin). Setelah ini kami juga akan melanjutkan program kerja lainnya yaitu tur dan terus memberikan bimbingan pada pegolf muda Indonesia yang tengah mempersiapkan diri menuju PON turnamen lainnya," terang Ketua Perpesi DIY, H.Rijanto ditemui di Merapi Golf, Selasa (18/6/2019).

Sekretaris Umum (Sekum) Perpesi DIY, Haryono menambahkan turnamen ini hanya mempertandingkan enam kategori yaitu 55-59 tahun, 60-64 tahun, 65-69 tahun, 70-74 tahun, 75 tahun ke atas, dan kategori wanita.

Seluruh peserta merupakan pegolf yang tergabung dalam Perpesi DIY.

Turnamen berlangsung menggunakan peraturan R&A, peraturan setempat, dan ketentuaan yang diterbitkan Komite Pertandingan.

"Sebenarnya Perpesi ini ada tingkatannya, turnamen lokal lalu regional, nasional, dan internasional. Kalau yang regional itu ya cincinnya Yogyakarta, Solo, Semarang, Magelang, dan Banyumas. Nasional di Jakarta sedangkan Internasional turnamennya diselenggarakan di Brunei dan banyak negara lainnya," jelas Haryono.

Pegolf DIY Juarai Turnamen Golf Kraton Cup 2018

Adapun dalam turnamen tersebut, pegolf senior asal Sleman, Hendricus Mulyono tampil sebagai juara di kategori best gross usia 65-69 tahun.

Mantan manajer PSS Sleman ini mencatat 8 handicap dengan 88 gross.

"Saya bersyukur, masih bisa lah sedikit-sedikit. Yang paling penting hari ini pegolf Perpesi semuanya bisa guyub dan rukun. Turnamen hanya bonus saja di luar keguyuban," kata pria yang akrab disapa Mbah Mul tersebut.

Untuk usia 65-69 tahun, kategori nett melahirkan Sukartono sebagai juara dengan catatan 17 handicap dan 75 nett.

Di kategori 55-59, best gross ditempati Hari Handoko Lukito. Best net kategori ini diraih Sunyi.

Bambang Yuwono menjadi juara best gross di kategori usia 60-64 tahun. Di puncak kategori nett usia ini ada nama Bambang SP.

Buset! Aligator Raksasa Masuk Padang Golf, Coba Lihat Ukurannya

Lalu di kategori 70-74 tahun Listiya Budi mengantungi gelar best groos dengan Subiono yang menyelesaikan 17 handicap dan 76 nett yang mejuarai kategori best nett.

Di usia 75 tahun ke atas, best gross diraih Suroto dengan 26 handicap dan 113 gross.

Jatmikanto berjaya di kategori nett dengan 24 handicap dan 94 nett.

Di kategori wanita, pegolf Ainun yang mencetak 20 handicap dan 60 nett menjadi juara.

Sayang dalam turnamen yang diikuti 94 peserta tersebut tidak ada yang membukukan hole in one.

Padahal Panpel sudah menyiapkan hadiah sebesar Rp100 juta ke empat pegolf yang mampu melakukannya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved