Lagi, Setya Novanto Kepergok Jalan-jalan di Toko Bangunan Mewah, Kemenkum HAM Sebut Ia Kabur dari RS

Lagi, Setya Novanto kepergok sedang jalan-jalan di toko bangunan mewah wilayah Padalarang.

Lagi, Setya Novanto Kepergok Jalan-jalan di Toko Bangunan Mewah, Kemenkum HAM Sebut Ia Kabur dari RS
Kompas.com
Tersangka kasus korupsi KTP elektronik Setya Novanto keluar dari Gedung KPK Jakarta usai menjalani pemeriksaan, Selasa (19/12/2017). Ketua DPR nonaktif itu diperiksa sebagai saksi dalam kasus yang sama dengan tersangka Anang Sugiana Sudihardjo. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

Lagi, Setya Novanto Kepergok Jalan-jalan di Toko Bangunan Mewah, Kemenkum HAM Sebut Ia Kabur dari RS

TRIBUNJOGJA.COM- Lagi, Setya Novanto kepergok sedang jalan-jalan di toko bangunan mewah wilayah Padalarang.

Sebelum kepergok jalan-jalan di toko bangunan mewah, narapidana korupsi Setya Novanto juga kepergok pelesiran di Kabupaten Bandung Barat pada Jumat dan beberapa waktu lalu terlihat makan di restoran padang.

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM menyampaikan klarifikasi mengenai narapidana korupsi Setya Novanto yang kepergok pelesiran ke toko bangunan mewah di wilayah Padalarang.

Direktur Pembinaan Napi dan Latihan Kerja Produksi Ditjen Pas Kemenkumham, Yunaedi membantah mantan ketua DPR RI itu melakukan pelesiran. Menurut dia, Novanto sedang dirawat di rumah sakit (RS) dan pergi meninggalkan RS tanpa seizin petugas yang mengawal.

"Saya coba untuk klarifikasi. Jadi bukan pelesiran. Beliau itu dirawat di RS dan meninggalkan RS tanpa sepengetahuan petugas yang mengawal," kata Yunaedi, kepada wartawan, Senin (17/6/2019).

Dia menjelaskan, Setya Novanto mengeluhkan menderita sakit pada Senin (10/6/2019). Setelah itu, mantan ketua umum Partai Golkar itu diperiksa dokter dan kemudian dilaksanakan sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP), sesuai prosedur.

"Untuk napi yang berobat di RS itu dilakukan sidang TPP ditambah ada rekomendasi dokter yang memeriksa awal," kata Yunaedi.

Berdasarkan hasil sidang TPP, kata dia, Novanto direkomendasikan untuk dirawat di RS Sentosa. Kemudian KaLapas Sukamiskin mengeluarkan surat perintah untuk dilaksanakan pemeriksaan kesehatan di RS Sentosa.

Sesampainya di RS ditangani oleh dokter dibawa ke IGD. Kemudian hasil pemeriksaan dokter menetapkan Novanto harus dirawat inap.

Dia menegaskan, proses rawat inap kepada Novanto dilakukan dengan pengawalan melekat. Pengawalan terdiri dari petugas Lapas dua orang dan satu orang dari unsur kepolisian.

Halaman
123
Editor: Rina Eviana
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved