Diduga Kecanduan Minum Bubble Tea, Seorang Remaja Dilarikan ke Rumah Sakit

Dia mengeluh sembelit dan tidak dapat makan karena perutnya sangat sakit, hingga akhirnya pada Mei lalu dia dibawa ke rumah sakit.

Diduga Kecanduan Minum Bubble Tea, Seorang Remaja Dilarikan ke Rumah Sakit
pixabay & weibo via asiaone.com
Dampak minuman bubble tea 

Diduga Kecanduan Minum Bubble Tea, Seorang Remaja Dilarikan ke Rumah Sakit

TRIBUNJOGJA.COM - Diduga karena terlalu sering minum bubble tea, seorang remaja perempuan dibawa ke rumah sakit karena merasakan sakit perut selama lima hari.

Gadis ini berusia 14 tahun dan tinggal di provinsi Zhengjiang, Tiongkok.

Dia mengeluh sembelit dan tidak dapat makan karena perutnya sangat sakit, hingga akhirnya pada Mei lalu dia dibawa ke rumah sakit.

Karena tidak kunjung menemukan penyebab sakit perut gadis ini, dokter kemudian menggunakan CT Scan.

Dari hasilnya, tim dokter terkejut sekaligus bingung karena menemukan bayangan tak biasa di area perut gadis ini.

Dilansir Tribunjogja.com dari laman Asia One, Kamis (13/6/2019), dokter menyimpulkan bahwa bayangan-bayangan tersebut adalah mutiara tapioka (pearl) tak tercerna dari bubble tea yang diminum oleh pasien.

Hasil CT Scan dokter
Hasil CT Scan dokter (asiaone.com)

Awalnya, remaja ini enggan menyebutkan apasaja yang dimakannya, dia bersikeras hanya minum satu gelas bubble tea lima hari sebelum dia mengeluh sakit perut.

Meski begitu, dokter Zhang Louzhen, yang merawatnya merasa curiga bahwa gadis ini mungkin berbohong karena takut pada orangtuanya.

Dokter mengatakan, si gadis pasti telah sering meminumnya karena jumlah mutiara yang ditemukan hingga ratusan dan kondisinya hingga separah ini.

( Tribunjogja.com | Fatimah Artayu Fitrazana)

Penulis: Fatimah Artayu Fitrazana
Editor: ose
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved