Breaking News:

Travel

Menikmati Sedapnya Kuliner Pecel Khas Madiun Ditemani Suasana Khas Desa di Yogyakarta

Untuk menikmati Pecel yang tersohor dari tanah Madiun di Yogyakarta bukan hal sulit. Banyak warung yang menjajakan, mulai kaki lima hingga toko modern

TRIBUNJOGJA.COM / Wahyu Setiawan
Menikmati pecel khas Madiun ditemani suasana khas pedesaan di Warung Pecel Yu Gembrot Yogyakarta. Pengunjung dapat menikmati di pendopo dengan alunan tembanh khas Jawa. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pecel memang bukan makanan khas Yogyakarta tapi makanan tradisional ini sudah terkenal seantero negeri.

Untuk menikmati Pecel yang tersohor dari tanah Madiun di Yogyakarta bukan hal sulit. Banyak warung yang menjajakan, mulai kaki lima hingga toko modern.

Namun berbeda dengan Warung Pecel Yu Gembrot yang berada di Jalan Kaliurang KM 9.3 Sinduharjo Sleman DIY ini.

Pengunjung bisa menikmati sedapnya pecel khas Madiun ditemani suasana pedesaan khas Yogyakarta.

Ruang makannya ada di dalam pendopo dengan latar yang luas dan rindang pepohonan.

Demi Hidupi Cucu Difabel, Nenek 56 Tahun Banting Tulang Berjualan Pecel di Imogri

Rupanya, Warung Pecel Yu Gembrot di Yogyakarta ini merupakan cabang dari Madiun dan telah beroperasi sejak setahun lalu.

Warung pecel ini juga memiliki cabang di Malang, Mojokerto dan Jakarta.

"Konsepnya memang dengan suasana pedesaan dan dihadirkan di cabang yang ada di Yogyakarta," kata Mas Fendy Penanggung Jawab Pecel Yu Gembrot Yogyakarta saat ditemui TribunJogja.com, Rabu (12/6/2019).

Menyantap pecel di warung ini tak terasa gerah meski datang di siang hari.

Menambah adem, tembang-tembang khas tanah Jawa diputar menambah keunikan dan ketenangan di warung ini.

Warung ini memiliki dua pendopo yang mampu menampung hingga 100 tamu sekaligus.

Pengakuan Mas Fendy, tak sedikit juga perusahaan yang memilih melakukan gathering di warung ini.

Viral : Meskipun Banjir, Dua Orang Ini Tetap Tenang di Warung Pecel Lele yang Terendam

Untuk menunya, tak berbeda dengan pecel pada umumnya, satu porsi pecel biasanya berisi daun bayam, bunga kenikir, bunga turi, potongan mentimun, srundeng, daun kemangi dan tak ketinggalan peyek sebagai lauk.

"Banyak yang suka bumbunya, katanya lebih kental," aku Mas Fendy.

Menikmati pecel khas Madiun ditemani suasana khas pedesaan di Warung Pecel Yu Gembrot Yogyakarta. Pengunjung dapat menikmati di pendopo dengan alunan tembanh khas Jawa.
Menikmati pecel khas Madiun ditemani suasana khas pedesaan di Warung Pecel Yu Gembrot Yogyakarta. Pengunjung dapat menikmati di pendopo dengan alunan tembanh khas Jawa. (TRIBUNJOGJA.COM / Wahyu Setiawan)

Untuk lauk ada berbagai pilihan, mulai dari telur dadar, telur ceplok, lidah, otak, paru, limpa, empal hingga tahu dan tempe goreng.

Tak butuh merogoh kocek dalam-dalam, menikmati satu porsi pecel Madiun cukup membayar dengan Rp 12.000 saja dan sudah termasuk lauk rempeyek (teri, kacang atau kedelai).

Untuk lauknya, harga berkisar mulai Rp 2.500 hingga Rp 15.000.

"Bagi yang tak suka pecel, disini juga menyediakan menu lain salah satunya Rawon," tandasnya.

Sejarah Nama Yu Gembrot

Mas Fendy menuturkan awal mula menggunakan nama Pecel Yu Gembrot bukan tanpa alasan.

Nama itu bermula pada tahun 1942 di Madiun saat pecel masih dijual dan dijajakan dengan cara digendong.

Foto-foto Editan Bikin Ngakak! Vin Diesel Makan Pecel Lele hingga Gal Gadot Jaga Wartel

"Awalnya yang mulai jualan itu buyut saya, digendong dari rumah ke rumah hingga diteruskan oleh ibu saya dan mulai mempopulerkan Yu Gembrot," katanya.

Nama Yu Gembrot diambil dari nama panggilan ibunya yang saat itu dikenal dengan panggilan tersebut.

"Sebenarnya itu nama poyokan dari ibu saya," ujarnya.

Hingga akhirnya pecel ini dijual secara menetap pada tahun 2002 silam dan mampu melebarkan sayap hingga berbagai kota.

Di Yogyakarta sendiri saat ini Pecel Yu Gembrot berada di Jalan Kaliurang KM 9.3 Sinduharjo Ngaglik Sleman DIY.

Jika kesulitan mencari lokasinya manfaatkan aplikasi Google Maps.

Lokasinya terlah tersedia dengan nama Nasi Pecel Yu Gembrot Jogja.

Warung ini buka setiap hari mulai pukul 07.00 Wib hingga 17.00 Wib dan tutup setiap hari Senin.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved