Yogyakarta
Ratusan Warga Meriahkan Grebeg Syawal Puro Pakualaman
Tradisi tahunan Grebeg Syawal yang dilangsungkan keraton Ngayogyakarta Hadiningrat berlangsung meriah di Puro Pakualaman, Rabu (5/6/2019).
Penulis: Yosef Leon Pinsker | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribun Jogja, Yosef Leon Pinsker
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tradisi tahunan Grebeg Syawal yang dilangsungkan keraton Ngayogyakarta Hadiningrat berlangsung meriah di Puro Pakualaman, Rabu (5/6/2019).
Ratusan warga tampak telah berkumpul menunggu arak-arakan Gunungan selepas salat Id.
Arak-arakan gunungan dimulai dari Alun-alun Utara Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.
Dengan dikawal oleh para abdi dalem dan prajurit bregodo, Gunungan sampai sekira pukul 11.30 di Puro Pakualaman.
• Singgah di Masjid Besar Puro Pakualaman Yogyakarta, Masjid Bersejarah Sarat Nilai Historis
Menurut Penewu Abdi Dalam Sendiko Dauh, ada tujuh gunungan yang akan dihadirkan pada saat hari raya.
Puro Pakualaman salah satunya.
Setibanya di lokasi, Gunungan terlebih dahulu didoakan.
Setelah itu, Gunungan yang terdiri dari hasil bumi diantaranya kacang panjang, cabai rawit merah, buah-buahan dan juga rengginang matah diperebutkan oleh warga.
"Maknanya melambangkan buah hasil panen dari para petani. Hasil dari rebutan Gunungan bisa disimpan juga bisa dimakan. Karena memiliki berkah didalamnya," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/arak-arakan-gunungan-yang-dilangsungkan-di-puro-pakualaman-yogyakarta.jpg)