Gunungkidul

Sambut Libur Lebaran, Badingah Minta Pedagang Cantumkan Harga Makanan

Pedagang di kawasan wisata Kabupaten Gunungkidul diimbau untuk memasang tarif harga makananuntuk menghindarkan praktik nuthuk.

Sambut Libur Lebaran, Badingah Minta Pedagang Cantumkan Harga Makanan
TRIBUNJOGJA.COM / Wisang Seto Pangaribowo
Pantai Baron masih banyak dikunjungi wisatawan saat padusan, Minggu (5/5/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM,GUNUNGKIDUL - Pedagang di kawasan wisata Kabupaten Gunungkidul diimbau untuk memasang tarif harga makanan yang dijual untuk menghindarkan praktik nuthuk selama libur Lebaran. 

"Penjual harusnya memasang tarif harga, agar wisatawan tahu mereka menghabiskan berapa rupiah saat jajan di sebuah warung. Jangan seperti tahun-tahun sebelumnya tidak ada harga wisatwan tiba-tiba disuruh membayar harga yang tidak wajar," ucap Bupati Gunungkidul, Badingah, Minggu (2/6/2019).

 Praktik nuthuk oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab kepada wisatawan menurut Badingah dapat mencoreng objek wisata di Gunungkidul dan akan membuat kapok wisatawan untuk berkunjung kembali.

Hal senada juga dikatakan oleh Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi.

Dinas Pariwisata DIY : Sangat Sensitif, Nuthuk Harga Bisa Coreng Citra Pariwisata DIY

Pedagang seharusnya mencatumkan daftar harga makanan yang dijualnya.

 "Konsumen dilindungi Undang-undang, jangan berpikiran bahwa pemda itu banyak maunya. Oleh karena itu tarif dan makanannya harus sesuai," ujarnya.

Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Asti Wijayanti menambahkan, pihaknya telah melayangkan surat kepada organisasi pedagang, desa-desa, dan kecamatan selama libur lebaran untuk memasang daftar harga makanan.

"Jadi para wisatawan dapat melihat daftar harga yang jelas sehingga tidak sampai nuthuk rego (memukul harga) saat libur lebaran," katanya. (Tribunjogja I Wisang Seto Pangaribowo)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved