Yogyakarta
PMI DIY Optimalkan Pelayanan Selama Masa Libur Lebaran
Menghadapi arus mudik dan balik Lebaran, Palang Merah Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (PMI DIY) siapkan 29 Pos Pelayanan Pertolongan Pertama.
Penulis: Santo Ari | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Menghadapi arus mudik dan balik Lebaran, Palang Merah Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (PMI DIY) siapkan 29 Pos Pelayanan Pertolongan Pertama.
Pelayanan ini melibatkan 854 personel termasuk dokter dan paramedis serta 23 ambulan.
Ketua PMI DIY GBPH H. Prabukusumo menjelaskan personel yang ditugaskan telah memiliki pengetahuan serta keterampilan pertolongan pertama.
Mereka akan bertugas 24 jam sehari dalam 2-3 shift perhari mulai H-7 dan H+7 di tempat-tempat keramaian, jalur-jalur masuk dan keluar wilayah DIY, terminal dan seluruh markas PMI.
"Untuk memudahkan masyarakat mengakses pelayanan PMI, personel PMI dengan ambulans akan mobile ke lokasi-lokasi wisata yang ramai dikunjungi wisatawan seperti pantai Gunungkidul dan Kulon Progo, tempat wisata di wilayah Sleman dan Bantul, Gembiraloka serta Garebeg Sawal Kraton Yogyakarta," tutur Gusti Prabu, Sabtu (1/6/2019).
• PMI DIY : Pendonor Darah Turun 70% Saat Puasa
Untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat, PMI DIY juga membentuk posko-posko bersama di beberapa titik strategis di DIY.
Selain itu PMI juga menjalin kerja sama dengan Kepolisian Daerah DIY, Polres, Polsek, Kwarda DIY, Kwarcab, RAPI, ORARI, Basarnas, Poltekes Kemenkes, Unjani, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Yogyakarta (BBTKLPP), Rumah Sakit, Puskesmas.
Endang Pudjiastuti, selaku Wakil Ketua Bidang Pelayanan Sosial dan Kesehatan PMI DIY menjabarkan beberapa titik Posko PMI yang bisa diakses oleh masyarakat.
Di PMI Kota Yogyakarta misalnya, ada enam titik yakni Posko Markas PMI Kota Yogyakarta, Terminal Giwangan, Titik Nol Kilometer, Pos Perempatan Ringroad Ketandan yang dimulai sejak H-7 sampai dengan H+7, sementara Pos Gembiraloka mulai 6-9 Juni 2019 dan penjagaan pertolongan pertama saat Garebeg Sawal Kraton Yogyakarta tanggal 6 Juni 2019.
PMI Kabupaten Bantul membuka posko di dua titik yakni Posko Markas PMI Kabupaten Bantul dan Pos Perempatan Ringroad Madukismo.
Personel PMI Kabupaten Bantul juga akan mobile ke jalur cino mati dan tempat-tempat keramaian di wilayah Bantul.
• PMI Sleman Berikan Layanan Darah Gratis Lewat Program Lada Manis
Sedangkan PMI Kabupaten Sleman ada 13 titik pos yakni Posko Markas PMI Kabupaten Sleman, Pos Monumen Jogja Kembali, Pos Pakem, Pos Tempel dan pos mandiri di beberapa kecamatan yaitu Depok I, Depok II, Ngemplak, Godean, Turi, Cangkringan, Kalasan, Berbah, Prambanan, dan Terminal Jombor.
Sementara itu untuk wilayah Kulon Progo, PMI menempatkan tiga ttik pos yakni Posko PMI Kabupaten Kulon Progo, Terminal Wates dan Jembatan Timbang Kulwaru.
Posko Markas PMI beroperasi 24 jam sedangkan Pos Jembatan Timbang Kulwaru Wates mulai pukul 08.00-18.00 WIB dan Terminal Wates personel akan bersiaga pada pukul 20.00-08.00 WIB.
PMI Kabupaten Gunungkidul juga telah menyiagakan personelnya di tiga titik yakni Pos Markas PMI Kabupaten Gunungkidul, Pos Paliyan, dan Pos Gading.
Selain itu personel juga akan mobile ke pantai Baron dan Pok Tunggal mulai 6-9 Juni dan 4 Juni serta 15 Juni 2019.
"Untuk PMI DY kami siagakan personel dari sukarelawan juga dokter dan paramedis dari Klinik Pratama PMI DIY," ujarnya.
Sementara itu, Suryanto Wakil Ketua Bidang Unit Donor Darah PMI DIY mengatakan pemudik yang memerlukan informasi terkait pertolongan pertama jika mengalami kedaruratan dapat membuka dan mengunduh Aplikasi Pertolongan Pertama (first aid) di Play Store.
Sedangkan untuk mengetahui stok darah PMI di DIY bisa diakses melalui ayodonor.pmi.or.id atau akun twitter @pmi_diy.
• Libur Lebaran, PMI Pastikan Persediaan Darah di Sleman Cukup
Selama libur lebaran PMI tetap melayani pelayanan darah 24 jam sedangkan pelayanan donor darah mulai pukul 08.00-20.00 WIB di lima Unit Donor Darah PMI wilayah DIY.
"Stok darah selama Ramadan dan lebaran tercukupi meski pendonor mengalami penurunan. Permintaan pelayanan darah tetap namun biasanya pendonor darah menurun karena banyak yang mudik, instansi dan lembaga yang rutin mengadakan donor darah masih libur.
Untuk itu kami tetap berharap dan menghimbau masyarakat pendonor darah sukarela menyempatkan berdonor darah disela-sela liburannya atau yang akan mudik mendonorkan darahnya terlebih dahulu.
"Apalagi bagi yang sudah mendapatkan 'pesan cinta' dari PMI yang mengingatkan untuk kembali berdonor darah sehingga masyarakat yang membutuhkan tetap mendapatkan pelayanan dengan baik," tutupnya.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pmi_20170110_205943.jpg)