Hingga Siang Ini, Kivlan Zen Masih Jalani Pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya

Hingga Siang Ini, Kivlan Zen Masih Jalani Pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya

Hingga Siang Ini, Kivlan Zen Masih Jalani Pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya
(KOMPAS.com/SABRINA ASRIL)
Mantan Kepala Staf Kostrad Mayjen (Purn) Kivlan Zein. 

Kivlan Zen menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus senjata api ilegal di Mapolda Metro Jaya sejak Rabu Sore. Hingga Kamis Siang, Kivlan Zen masih belum selesai jalani pemeriksaan.

TRIBUNJOGJA.COM - Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Mayjen (Purn) Kivlan Zen resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus kepemilikan senjata api ilegal oleh penyidik Polda Metro Jaya.

Kilvan Zen diperiksa oleh penyidik Polda Metro Jaya sejak Rabu (29/5/2019) sore.

Hingga Kamis (30/5/2019) siang, Kivlan Zen masih menjalani pemeriksaan.

Kuasa hukum Kivlan, Djuju Purwantoro mengatakan, kliennya baru akan diperiksa kembali selepas waktu shalat Zuhur siang ini.

"Iya kembali diperiksa, ba'da Zuhur kayaknya. (Sekarang) masih di Polda, sedang istirahat," kata Djuju kepada wartawan, Kamis.

UPDATE Kivlan Zen Tersangka, Mantan Sopirnya Ternyata Miliki Senpi Ilegal

Kivlan sendiri telah diperiksa di Mapolda Metro Jaya sejak Rabu (29/5/2019) sekira pukul 16.00.

Namun, pemeriksaan Kivlan sempat dihentikan karena alasan kesehatan Kivlan pada Kamis dini hari.

Ia mengatakan, Kivlan merasa kelelahan setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan makar di Bareskrim Polri pada Rabu pagi.

"Karena puasa, (Kivlan) agak lemas. Dia juga baru diperiksa di Bareskrim. Malam ini cukup panjang, kami mohon istirahat dulu. Hari ini masih (istirahat) di sini ( Polda Metro Jaya)," ujarnya.

Kivlan Zen Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Makar

Sebelumnya, Djuju mengatakan, penyidik Polda Metro Jaya telah menetapkan kliennya sebagai tersangka dugaan kepemilikan senjata api ilegal.

Kasus dugaan kepemilikan senjata api yang menjerat Kivlan berkaitan dengan penetapan enam tersangka yang menunggangi aksi unjuk rasa menolak hasil Pilpres 2019, di Jakarta, pada 21-22 Mei 2019.

Enam orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, yakni HK, AZ, IR, TJ, AD, dan AF. Dari kelompok tersebut, kepolisian menyita empat senjata api ilegal. Dua senpi diantaranya rakitan. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sejak Rabu Sore, Kivlan Zen Masih Diperiksa Polisi hingga Siang Ini", https://megapolitan.kompas.com/read/2019/05/30/12324121/sejak-rabu-sore-kivlan-zen-masih-diperiksa-polisi-hingga-siang-ini.

Editor: has
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved