Bantul

Kopiah Rajut di Bantul Banjir Pesanan, Bisa Pesan Sesuai Permintaan

Selain motif kopiah dari hasil kreasi miliknya, perajin biasa merajut kopiah sesuai dengan permintaan dari sang pemesan.

Tayang:
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Kopiah lipat merah putih hasil kreasi dari Nafsiatun Ummah. Dibuat menggunakan kain strimin, benang nilon, tali, kabel kosong, batok kelapa dan kulit sapi. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Selama bulan Ramadan 1440 H, perajin kopiah rajut asal Desa Wirokerten Banguntapan Bantul, Nafsiatun Ummah mengaku dibanjiri pesanan.

Para pemesan datang dari berbagai daerah.

"Pengiriman kita ke Lampung, Jakarta, Surakarta, Temanggung, Cirebon, dan seputaran kota Yogyakarta," kata Nafsiatun Ummah, perajin kopiah rajut "Al Barokah" di Bantul, Jumat (17/5/2019).

Selain motif kopiah dari hasil kreasi miliknya, Nafsiatun mengaku biasa merajut kopiah sesuai dengan permintaan dari sang pemesan.

Dua Rekomendasi Brand Fashion Lokal Kekinian

Menurut dia, para pemesan biasanya menginginkan kopiah rajut yang unik dan menarik.

Satu di antaranya adalah kopiah lipat yang dirajut dengan motif merah putih.

"Kopiah merah putih ini pesanan dari Jawa Timur," kata Nafsiatun, tangannya menunjukkan satu kopiah dengan hiasan warna merah putih pada Tribunjogja.com.

Kopiah merah putih merupakan kopiah yang dirajut dengan dominasi warna hitam.

Namun memiliki hiasan benang nilon, berwarna merah dan putih.

Bulan Ramadan, Perajin Kopiah Rajut di Bantul Banjir Pesanan

Selain merah putih, perempuan 48 tahun itu juga mengaku membuat pesanan kopiah dengan dominasi warna hitam, putih, hijau dengan sedikit corak merah, seperti bendara Palestina.

Kopiah-kopiah rajut tersebut dibanderol dengan harga bervariasi, mulai dari Rp 30 ribu sampai Rp 50 ribu, disesuaikan motif dan tingkat kerumitan.

Selama bulan Ramadan tahun ini, diakui Nafsiatun, pesanan kopiah rajut miliknya meningkat tajam bahkan hingga seratus persen, dibandingkan pada hari biasanya.

"Hari biasa saya kirim 200 pcs sekarang bisa sampai 500 pcs sekali kirim," urai dia.

Berkah Ramadan, Perajin Batik Tulis di Bantul Banjir Pesanan Bermotif Islami

Kopiah-kopiah rajut kreasi Nafsiatun semuanya handmade, dikerjakan manual menggunakan tangan.

Bahan dasar pembuatan dari penutupan kepala ini menggunakan kain strimin, benang nilon, tali, kabel kosong, batok kelapa dan kulit sapi.

Keseluruhan bahan-bahan tersebut kemudian dirangkai [dirajut] satu persatu sesuai motif, ukuran, hingga menjadi kopiah.

Satu kopiah menurutnya membutuhkan waktu perajutan selama kurang lebih dua sampai tiga jam. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved