Sleman
Warga Sendangtirto Alami Kekeringan karena Bendung Klontongan Ambrol
Bendung yang lokasinya di selatan landasan pacu bandara Adisucipto ini mengalami kerusakan parah.
Penulis: Santo Ari | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Warga Desa Sendangtirto Berbah keluhkan rusaknya Bendung Klontongan.
Bendung yang lokasinya di selatan landasan pacu bandara Adisucipto ini mengalami kerusakan parah.
Berdasarkan pantauan wartawan di lokasi kejadian pada Kamis (16/5/2019) bendung Klontongan hampir tidak berfungsi.
Selain itu tembok sisi barat hancur membuat aliran sungai berbelok ke kanan dan menerjang kolam dan sawah warga.
Akibat aliran baru tersebut, pintu irigasi di bagian timur tidak dialiri air.
• Hujan Deras Dua Hari, 10 Ton Sampah Menumpuk di Bendung Timbulsari
Sutarno (41) warga Karangtengah, Noyokerten, Sendangtirto mengatakan kerusakan bendung tersebut dimulai pada September 2018 kemarin.
"Bendung tersebut rusak karena air menggerus bagian dasar. Yang mengakibatkan air semakin liar mencari jalan lewat sela-sela lubang," jelasnya.
Warga dibantu Pemkab Sleman lantas membuat bronjong kawat untuk mengatasi hal tersebut.
Namun keadaan semakin parah saat musim hujan yang membuat air menggerus dinding barat.
"Yang paling parah adalah dinding barat yang sekarang sudah hanyut terbawa derasnya air," jelasnya.
Karena air tidak mengalir ke aliran irigasi sisi timur, maka banyak warga yang kena dampaknya. Sarino (43) menambahkan, selain pedukuhan Noyokerten, pedukuhan lain yang kena dampaknya seperti Kadipolo, Karanganyar, Tampungan, Maredan dan Gambiran.
• Limbah Kayu Besar Sulitkan Pembersihan Sampah di Bendung Timbulsari
"Dampaknya bukan hanya di persawahan tapi kolam milik petani juga kering, sumur juga surut," ujarnya.
"Sendangtirto, itu kalau dari namanya adalah tempat yang airnya melimpah, kok sekarang jadi kekurangan," terangnya.
Ia pun menyayangkan lambatnya penanganan dari pemerintah.
Padahal bendung sudah rusak parah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/warga-mengecek-lokasi-bendung-klontongan-yang-ambrol.jpg)