Gunungkidul

Masih dalam Pembahasan, THR PNS di Gunungkidul Belum Bisa Dipastikan Jadwal Pencairannya

Namun masih ada tahapan yang harus dilalui dalam pembuatan peraturan Bupati pengganti Perda THR yaitu masih melalui pembahasan badan hukum dan pihak l

Masih dalam Pembahasan, THR PNS di Gunungkidul Belum Bisa Dipastikan Jadwal Pencairannya
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

Laporan Reporter Tribunjogja Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM,GUNUNGKIDUL - Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Gunungkidul lakukan pembahasan draft Peraturan Bupati (Perbup) pengganti Peraturan Daerah (Perda) terkait pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Pernyataan tersebut dikatakan oleh Kepala BKAD Kabupaten Gunungkidul, Saptoyo, Rabu (15/5/2019).

"Saat ini masih dalam pembahasan dan setelah itu kami akan bahas kembali dengan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kalau untuk draft besok pagi sudah selesai," katanya.

Tidak Perlu Perda, PNS Pemkot Yogya Terima THR 24 Mei

Namun masih ada tahapan yang harus dilalui dalam pembuatan peraturan Bupati pengganti Perda THR yaitu masih melalui pembahasan badan hukum dan pihak lainnya yang terkait.

"Untuk rapat lebih lanjut kami masih menunggu pimpinan," imbuhnya.

Sambungnya pada tahun ini ada perbedaan dalam payung hukum pemberian THR, tahun lalu tidak diperlukan membuat perbup pengganti perda.

"Untuk tahun kemarin tidak perlu perda untuk PNS karena sudah ada PMK yg rigid dan tdk mengamanahkan membuat perda/perkada," katanya.

Disnakertrans Gunungkidul Siapkan Posko Aduan THR

Pada tahun 2019 kali ini anggaran yang disiapkan oleh Kabupaten Gunungkidul untuk memberikan THR kepada PNS dilingkungan pemerintah Kabupaten Gunungkidul diperkirakan mencapai Rp 40 milliar.

"Kalau untuk THR untuk Tenaga Harian Lepas (THL) itungannya sama yaitu satu kali gaji yg diterima masing-masing THL, akan tetapi anggarannya melekat di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD)," jelasnya.

Namun saat disinggung mengenai kapan THR diterima oleh PNS di Gunungkidul pihaknya belum bisa mengatakan tanggal pastinya, manurut aturan paling cepat THR diterima 10 hari sebelum hari raya.

"Prinsip kami kalau memanh sudah clear semua ya lebih cepat lebih baik, dengan catatan perbup harus selesai dulu, juga harus dikomunikasikan ke provinsi, untuk pastinya kami belum bisa mengatakan, yang jelas lebih cepat lebih baik," katanya.

Sementara itu satu diantara PNS eselon II, Kelik Yuniantoro mengaku tak khawatir dengan pemberian THR dari pemerintah kabupaten Gunungkidul, karena selama ini tidak pernah pemkab belum pernah telat dalam pembayaran THR kepada para PNSnya.

"Insya Allah pemkab sudah teranggarkan di APBD sehingga tidak ada masalah, dan selama ini Alhamdulillah tidak ada permasalahan dalam pemberian THR," ucapnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved