Liga 1

Berdarah Terkena Serpihan Keramik, Pengakuan Korban Luka saat Kericuhan Suporter PSS vs Arema

Berdarah Terkena Serpihan Keramik, Ini Pengakuan Korban Luka saat Kericuhan Suporter di Tengah Laga PSS Sleman vs Arema

Berdarah Terkena Serpihan Keramik, Pengakuan Korban Luka saat Kericuhan Suporter PSS vs Arema
MOCHAMAD HARY PRASETYA/BOLASPORT.COM
Suasana kericuhan suporter saat laga PSS vs Arema 

Kerusuhan tersebut sempat berhenti sejenak ketika laga dimulai.

Namun, ketika penyerang Arema FC, Sylvano Comvalius, mencetak gol penyama kedudukan menjadi 1-1, laga langsung dihentikan pada menit ke-29.

Kerusuhan semakin terasa hingga merembet ke bangku VIP.

Penonton yang ada di bangku VIP mencoba mengamankan diri dengan berlindung ke tenda.

Suporter PSS Sleman di tribun VIP menjauhi lokasi kerusuhan dalam laga pertama Liga 1 2019, Rabu (15/5/2019) di Yogyakarta.
Suporter PSS Sleman di tribun VIP menjauhi lokasi kerusuhan dalam laga pertama Liga 1 2019, Rabu (15/5/2019) di Yogyakarta. (MOCHAMAD HARY PRASETYA/BOLASPORT.COM)

Banyak anak kecil yang terlihat ketakutan. Apalagi setelah pendukung PSS menjebol pagar VIP untuk saling melempar keramik dan batu.

Suporter Arema FC terlihat menyalakan petasan ke arah pendukung PSS yang berada di tribun utara.

Sontak amarah suporter PSS memuncak dan keributan kembali memanas.

Pendukung PSS di tribun selatan juga menyalakan petasan ke suporter Arema FC.

Wasit langsung memutuskan untuk menghentikan pertandingan tersebut.

Laga terhenti lebih dari 20 menit dan dilanjutkan setelah kondisi terkendali.

Hingga babak pertama berakhir, skor masih 1-1. 

(*)

Editor: ose
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved