SMK Kesehatan Binatama Yogyakarta Luluskan 78 Siswa
Sesuai dengan visi sekolah yakni menghasilkan lulusan yang berakhlak mulia dan kompeten di bidang kesehatan.
Penulis: Noristera Pawestri | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Noristera Pawestri
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kelulusan dan wisuda dimaknai oleh SMK Kesehatan Binatama sebagai awal dari sebuah perjalanan hidup selepas pendidikan menengah dengan berbagai permasalahan hidup yang harus dihadapi kelak.
Usai lulus dari pendidikan menengah, siswa SMK Kesehatan Binatama diharapkan menjadi pribadi yang dewasa dan dapat menerapkan ilmu pengetahuan yang berguna bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.
Hal itu disampaikan oleh Kepala SMK Kesehatan Binatama, Nuri Hastuti dalam Wisuda Puma Siswa Tahun Pelajaran 2018/2019 di The Phoenix Hotel pada Senin (13/5/2019).
Ia mengatakan, sesuai dengan visi sekolah yakni menghasilkan lulusan yang berakhlak mulia dan kompeten di bidang kesehatan.
"SMK Kesehatan Binatama telah bekerjasama dengan dunia usaha dan dunia industri sebagai tempat magang para siswa mulai dari rumah sakit hingga perusahaan farmasi," ujarnya.
Lanjutnya, lulusan SMK Kesehatan Binatama telah melalui berbagai tahapan uji kompetensi sesuai program keahlian masing-masing dan sudah memiliki sertifikat profesi dari LSP sebagai Asisten Tenaga Kesehatan.
"Sehingga setelah lulus mereka sudah bisa langsung bekerja dan bisa melanjutkan ke perguruan tinggi negeri maupun swasta," lanjutnya
Wisuda Angkatan ke-IV SMK Kesehatan Binatama ini dikuti oleh 78 wisudawan dengan rincian sebanyak 44 siswa Program Keahlian Keperawatan, sebanyak 34 siswa Program Keahlian Farmasi.
Berdasarkan hasil rapat dewan guru dengan memperhatikan Kriteria Kelulusan yang telah ditetapkan, Program Keahlian Keperawatan dan Program Keahlian Farmasi dinyatakan lulus 100 persen.
Hasil Ujian Nasional SMK Kesehatan Binatama tahun ini untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia tertinggi diraih dengan nilai 98.0, Bahasa Inggris tertinggi dengan nilai 86.0, Matematika tertinggi dengan nilai 77.5 dan Teori Kejuruan tertinggi dengan nilai 77.5.
Berdasarkan hasil UNBK Tahun Pelajaran 2018/2019 tingkat provinsi, SMK Kesehatan Binatama meraih urutan ke-51 dari 216 SMK baik Negeri/Swasta se-DIY dan tingkat kabupaten meraih urutan ke-14 dari 56 SMK Negeri/Swasta se-Kabupaten Sleman.
Sementara itu, Ketua Yayasan Binatama, Suharman meminta kepada sivitas akademika dan lulusan SMK Kesehatan Binatama untuk terus menegakkan visi misi Binatama serta mengembangkannya dalam membimbing kader bangsa.
"Pendidikan karakter sekarang sangat diperlukan. Jangan sampai melupakan yang sudah ada dalam visi dan misi yayasan. Karena nilai-nilai yang ada di dalamnya, sejalan dengan nilai kebangsaan dan perjuangan yang sudah dirintis oleh bapak pendiri bangsa," ujar dia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/wisuda-smk-binatama.jpg)