Yogyakarta
Kantong Darah Gratis Terobosan PMI untuk Warga Sleman
Program kantong darah gratis untuk pasien yang membutuhkan banyak darah di Kabupaten Sleman sudah berjalan.
Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM - Palang Merah Indonesia (PMI) Daerah Istimewa Yogyakarta menyebut program kantong darah gratis untuk pasien yang membutuhkan banyak darah di Kabupaten Sleman sudah berjalan.
Hal ini untuk meringankan beban para penderita penyakit kronis yang membutuhkan tranfusi darah tanpa mengeluarkan uang untuk menebusnya.
"Semua kalangan baik pemda dan legislatif sudah setuju. Ada 10.000 kantong darah gratis dengan nominal sekira Rp 3,6 miliar yang dianggarkan dari APBD Sleman," ujar Ketua Pengurus PMI DIY, GBPH Prabukusumo saat ditemui Tribunjogja.com di kompleks Kepatihan, Jumat (10/5/2019).
• Mencicipi Bakpia Premium dan Nasi Pedas Ala Kenes Resto & Bakery
Program ini, kata dia, juga satu-satunya yang ada di Indonesia.
Dimulai dari Sleman, pihaknya berharap nantinya akan bisa dikembangkan di daerah lain seperti Bantul, Kulon Progo, Gunungkidul dan Sleman.
Gusti Prabu menyebut program kantong darah gratis ini diusulkan oleh organisasinya dengan skema pembiayaan dari APBD.
Hal ini dengan tujuan keluarga atau pasien dengan penyakit tertentu seperti gagal ginjal, leukimia, dan penyakit lain tidak mengeluarkan banyak biaya hanya untuk urusan kantong darah.
“Kami mengajukan skema kantong darah gratis ini untuk membantu masyarakat. Misalnya ada pasien yang bergantung dengan darah untuk keperluan cuci darah atau kemoterapi dan terpaksa menjual barang demi hal ini,” katanya.
Pertimbangan lain dari program ini adalah BPJS hanya mengcover satu kantong darah untuk pasien yang membutuhkan banyak darah.
Selebihnya, pasien akan membayar satu kantong darah dengan harga Rp 360 ribu per kantong.
• Stok Menipis, PMI Kota Yogya Agendakan Donor Darah di Masjid dan Gereja
Harga tersebut adalah standar nasional dan sudah mendapatkan subsidi.
“Ini kami coba dulu di Sleman, harapannya bisa di seluruh DIY. Kami jauh lebih berharap masyarakat tidak membutuhkan ini dan lebih sehat lebih bagus,” tambah Gusti Prabu.
Skemanya, warga tinggal menunjukkan KTP atau KK Kabupaten Sleman.
Selanjutnya, mereka akan mendapatkan kantong darah gratis setelah diverifikasi petugas PMI.
Sementara itu, kebutuhan dan stok darah saat lebaran nanti aman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/donor-darah_20170907_132826.jpg)