Misteri Huruf 'N' di Permen Yosan Akhirnya Terpecahkan, Begini Kisah Uniknya

Misteri Huruf 'N' di Permen Karet Yosan Akhirnya Terpecahkan, Begini Kisah Uniknya

Tayang:
Editor: Mona Kriesdinar
KOMPAS.com/JIMMY RAMADHAN AZHARI
Ditemukannya huruf N dalam undian permen Yosan oleh Dendi Ivanda pada April 2019 lalu 

Misteri Huruf 'N' di Permen Karet Yosan Akhirnya Terpecahkan, Begini Kisah Uniknya

TRIBUNJOGJA.com - Apakah Anda termasuk generasi yang pernah mengumpulkan huruf-huruf di permen karet Yosan? Ya, di tahun 90-an, permen karet ini sanget populer, lantaran jika Anda berhasil mengumpulkan rangkaian huruf Y-O-S-A-N secara sempurna, maka Anda akan mendapatkan hadiah.

Sayangnya, ada satu huruf yang sangat sulit didapatkan, yakni huruf 'N'.

Saking sulitnya menemukan huruf N tersebut, banyak yang menyangka bahwa itu hanya akal-akalan perusahaan sebagai strategi pemasaran agar orang terus membeli permen tersebut.

Namun, baru-baru ini tudingan tersebut terbantahkan.

Dendi Ivanda, warga Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, beruntung mendapatkan huruf N tersebut.

Kompas.com menemui dia di kantornya di Grand Slipi Tower, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (8/4/2019).

Telur Gulung, Nostalgia Jajanan Tahun 90an di Sunmor UGM

Deretan Ponsel Jadul yang Masih Jadi Buruan Kolektor, Harganya pun Terbilang Cukup Tinggi

Nostalgia, 8 Bus Jadul yang Pernah Berjaya di Masanya

Ia lalu menceritakan bagaimana dirinya mendapatkan huruf N tersebut.

Dendi mengatakan, Maret lalu ia membuka situs belanja online untuk mengisi waktu istirahat siang di kantor. Tiba-tiba muncul iklan permen Yosan.

"Waktu itu ada iklan, nah ini Yosan nih. Zaman dulu gua suka makan, pengin ingat rasanya gimana, masih ada enggak sih? Manisnya saya udah lupa gimana, coba deh beli," kata dia.

20 Iklan Jadul yang Bisa Bikin Kamu Ngakak Terpingkal - pingkal

Kala itu ia membeli dua dus permen itu, masing-masing berisi 60 permen dan dikirimkan ke kantornya. Harga satu dus Rp 19.000. Ketika dua dus permen itu tiba pada 31 Maret 2019, ia langsung membuka bungkusannya.

Begitu membuka, ia masih menemukan undian rangkaian huruf yang pernah ia kumpulkan.

Namun, dia tak berniat untuk kembali mengumpulkan rangkaian huruf tersebut karena sudah tahu bahwa huruf N sulit ditemukan.

Karena banyak permen yang dibeli, ia memberikan permen-permen itu ke teman-teman satu kantornya.

Keesokannya, Dendi mengonsumsi permen itu lagi. Namun, saat membuka bungkusan permen, ia menemukan huruf N yang diberi stempel dan dibubuhi tanda tangan. "Saya penasaran, saya coba ngumpulin semua huruf selain huruf N. Setelah semua huruf Y-O-S-A-N lengkap, saya kirim pos," kata dia.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved