Yogyakarta

Jangan Ada Permainan Harga Kebutuhan Pokok

Satgas ini nantinya akan memantau distribusi barang kebutuhan pokok ke masyarakat.

Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Provinsi DIY akan menerjunkan satuan tugas (Satgas) pangan untuk memantau ketersediaan barang dan harga selama bulan Ramadan ini.

Satgas ini nantinya akan memantau distribusi barang kebutuhan pokok ke masyarakat.

"Selain Satgas, kami juga punya TPID yang sudah punya pattern setiap tahun kapan ada gejolak harga baik puasa lebaran, natal, dan akhir tahun atau saat masuk sekolah, " jelasntya, Rabu (8/5/2019).

Satpol PP DIY Akan Operasi Pekat, Gepeng dan Petasan Selama Ramadan

Dia menjelaskan, dari pantauan ini akan terlihat ada fluktuasi.

TPID juga sudah punya alat untuk menstabilkan harga. Salah satu kuncinya sederhana yakni produksi dan permintaan.

" Sepanjang permintaan dipenuhi maka harga stabil. Pemerintah juga menjamin produksi komoditas tadi terpenuhi harga bisa stabil, " urainya.

Gatot juga menilai kenaikan harga dalam batas kewajaran yang dinikmati pedagang merupakan hal yang lumrah.

Yang perlu diwaspadai justru ketika kenaikan harga akibat pelanggaran misalnya akibat adanya penimbunan.

Terkait hal itu peran satgas pangan harus terus dioptimalkan untuk memantau rantai distribusi.

Wakil Gubernur DIY - KGPAA Paku Alam X mengingatkan agar pelaku usaha untuk tidak mempermainkan harga bahan pangan pokok.

Wagub menilai kenaikan harga dimungkinkan terjadi seiring tingginya permintaan akan tetapi dapat dimaklumi jika masih dalam batas kewajaran dan tidak didramatisir.

Wujudkan Ketahanan Pangan, Desa Sriharjo Akan Canangkan Jemuwah Mbrakah

"Harapan saya janganlah menjadi terlalu berlebihan dengan sembako pembeliannya ya sewajarnya saja. Demikian juga masyarakat tidak perlu khawatir, " jelasnya.

SKPD juga telah melaksanakan kegiatan terkait stabilisasi harga.

Stabilisasi harga dapat ditempuh dengan menjaga pasokan sehingga permintaan terpenuhi.

Sebelumnya, Kasubdit Industri dan Perdagangan Direskrimsus Polda DIY - AKBP Andreas Deddy Wijaya di Kepatihan Yogyakarta mengatakan satgas pangan POLDA DIY terus melakukan berbagai upaya mengantisipasi adanya kendala pada jalur distribusi bahan pangan pokok di DIY yang berpotensi menimbulkan gejolak harga. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved