Kronologi Video Viral Para Napi Narkoba Nusakambangan Diseret Petugas Menurut Kemenkumham

Setelah keluar dari pintu belakang Pos Wijayapura menuju kapal penyeberangan, ada tindakan kekerasan atau perlakuan kekerasan fisik kepada napi

Kronologi Video Viral Para Napi Narkoba Nusakambangan Diseret Petugas Menurut Kemenkumham
Tangkap layar Instagram.com/@insta_majenang
Viral Video Para Napi Narkoba Nusakambangan Diseret Seperti Binatang, Kalapas Langsung Dicopot 

Kronologi Video Viral Para Napi Narkoba Nusakambangan Diseret Petugas Menurut Kemenkumham

TRIBUNJOGJA.COM - Sebuah unggahan video yang menunjukkan tindakan tak manusiawi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, Kabupaten Cilacap viral di media sosial (medsos).

Di video yang viral di Instagram itu menunjukkan perlakuan tak manusiawi petugas lapas Nusakambangan kepada para napi kasus narkoba saat akan dipindah.

Menanggapi hal itu Kabag Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Ham ( Kemenkumham) Ade Kusmanto menjelaskan kronoliginya.

Ia mengatakan, peristiwa tersebut terjadi Kamis (28/4/2019) saat pemindahan 26 napi narkotika dari sejumlah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bali menuju Lapas Nusakambangan.

"Sebelum rombongan pindahan napi datang, Kalapas Narkotika Nusakambangan didampingi Kabid Kamtib Lapas Batu selaku penanggung jawab satgas pengamanan penyeberangan telah mengumpulkan seluruh anggota satgas dan tim dari Lapas Narkotika Nusakambangan yang berjumlah 14 orang, dan memberikan pengarahan agar melakukan pemeriksaan dengan teliti untuk mencegah masuknya narkoba dan barang-barang terlarang lainnya yang dibawa napi pindahan," kata Ade, melalui keterangan tertulis, Jumat (3/5/2019).

Pada pukul 13.30 WIB, lanjut Ade, rombongan 26 napi tiba dan diturunkan di halaman depan Pos Satgas Wijayapura. Kemudian, dilakukan penggantian dari borgol rantai menjadi borgol perorangan untuk dapat masuk dan diperiksa satu per satu oleh satgas pengamanan penyeberangan.

Ade mengatakan, setelah keluar dari pintu belakang Pos Wijayapura menuju kapal penyeberangan, ada tindakan kekerasan atau perlakuan kekerasan fisik kepada napi pindahan oleh para petugas yang bertugas saat itu, sebagaimana dalam video viral yang beredar.

"Tindakan tersebut dilakukan tidak direncanakan, dimungkinkan dipicu karena para narapidana kurang merespons cepat para petugas untuk segera menaiki kapal. Dimungkinkan juga sebagai tindakan shock therapy kepada napi kasus narkoba seperti bandar agar tidak melakukan pelanggaran tata tertib selama menjalani pidana di lapas narkotika Nusakambangan,"

"Tindakan tersebut tidak sesuai dengan prosedur dan bertentangan dengan UU No. 12 tentang Pemasyarakatan yang menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia. Tindakan tersebut dilakukan tidak direncanakan, dimungkinkan dipicu karena para narapidana kurang merespon cepat para petugas untuk segera menaiki kapal," tambahnya.

"Tetapi tindakan itu tidak sesuai dengan 'standard operating procedure'," imbuh Ade.

Halaman
12
Editor: Rina Eviana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved