Pendidikan

FEB UGM Masuk dalam Daftar 38 Sekolah Bisnis yang Jamin Kualitas Pendidikannya

FEB UGM jadi satu dari 38 sekolah bisnis yang telah berhasil mempertahankan pengakuan tertinggi atas proses penjaminan kualitas pendidikan.

FEB UGM Masuk dalam Daftar 38 Sekolah Bisnis yang Jamin Kualitas Pendidikannya
internet
UGM 

TRIBUNJOGJA.COM - Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) menjadi satu dari 38 sekolah bisnis dari berbagai negara yang telah berhasil mempertahankan pengakuan tertinggi atas proses penjaminan kualitas  pendidikan tinggi yang dirilis oleh Association to Advance Collegiate Schools of Business (AACSB) International pada April lalu.

AACSB sendiri merupakan lembaga akreditasi internasional untuk sekolah bisnis yang paling disegani di dunia.

Berkenaan dengan hal tersebut,  Dekan FEB UGM, Eko Suwardi, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama yang dilakukan selama ini oleh seluruh pihak yang ada, mulai dari mahasiswa, dosen, staf profesional, Senat Fakultas, Pimpinan Universitas, alumni, mitra industri dan pemerintah. 

Hijab Tak Boleh Jadi Halangan Berprestasi

Menurutnya, hal tersebut adalah bukti bahwa proses belajar mengajar di FEB UGM mengalami perbaikan berkelanjutan sesuai dengan standar yang diterapkan AACSB.

"Pada dasarnya proses belajar mengajar di FEB UGM berfokus pada engagement, innovation, dan impact. Bentuk engagement di antaranya ditunjukkan oleh FEB UGM dalam menyusun kurikulum untuk menyiapkan lulusannya menghadapi perubahan lingkungan bisnis yang cepat di masa yang akan datang," terangnya.

Menurutnya, FEB UGM sendiri juga senantiasa melibatkan industri dan lembaga/kementrian terkait sebagai regulator dan pembuat kebijakan, dengan menghasilkan berbagai kajian, riset dan membawa real business case di kelas-kelas. 

Tidak hanya itu, untuk kurikulum yang dikeluarkan pun juga selalu diperbarui dan menerapkan berbagai metode pembelajaran yang inovatif.

Pengamat UGM: Hanya Kalimantan yang Tidak Masuk dalam Ring of Fire

"Semua kegiatan pembelajaran dan riset diarahkan untuk bisa memberikan dampak (impact) tidak hanya bagi pengembangan ilmu ekonomi dan bisnis tetapi juga peraturan, model bisnis, dan sebagainya bagi perbaikan masyarakat,” katanya.

Dia menjelaskan jika akreditasi ini merupakan satu dari beberapa tahap (milestones) yang harus dilalui oleh seluruh pemangku kepentingan dalam melakukan proses perbaikan terus menerus di berbagai aspek pembelajaran untuk mencapai satu tujuan yaitu mencetak pemimpin yang berpengetahuan luas dan berintegritas untuk melayani masyarakat. 

Sementara itu, Panut Mulyono, Rektor UGM, berharap agar FEB UGM terus menguatkan kiprah dalam menghasilkan pemimpin yang memiliki integritas kuat dan ilmu yang tinggi untuk melayani masyarakat.

Menurutnya, dalam momentum Hari Pendidikan Nasional ini hal tersebut bisa dijadikan tonggak bagi seluruh civitas UGM agar senantiasa melakukan perbaikan secara terus menerus.

“Kontribusi FEB UGM dalam pengembangan ilmu pengetahuan untuk kesejahteraan bangsa melalui riset harus terus ditingkatkan. Seluruh civitas UGM juga harus menjalankan perbaikan terus menerus di semua aspek pembelajaran dan penelitian di perguruan tinggi agar masyarakat Indonesia semakin sejahtera," terangnya. (*)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved