Advertorial
Bakpia Herb, Bakpia yang Tak Hanya Mengenyangkan Tapi Juga Menyehatkan!
isian kacang hijau di dalam bakpia Herb ini terkandung berbagai nilai gizi yang berasal dari tanaman herbal organik.
Bakpia Herb yang Mengenyangkan Sekaligus Menyehatkan
TRIBUNJOGJA.com - Sekilas, tak ada perbedaan mencolok dari sisi tekstur kulit bakpia yang diberi nama Bakpia Heru-B ini. Ukuran, bentuk, dan rasa nyaris seperti bakpia kebanyakan. Tapi sejatinya, isian kacang hijau di dalam bakpia Herb ini terkandung berbagai nilai gizi yang berasal dari tanaman herbal organik.
Berlatar belakang keinginan untuk menciptakan generasi anak bangsa yang cerah melalui konsumsi makanan sehat. Heru Prasanta Widjaja, selaku Presiden Direktur UD Pendowo Limo berinisiatif membuat satu olahan makanan yang punya nilai gizi tinggi. Produk ini diberi nama Heru-B atau juga bisa disebut Bakpia Herb.
“Tanpa disadari, makanan dan camilan yang dikonsumsi saat ini banyak mengandung racun untuk tubuh karena dibuat hanya mementingkan rasa, bukan kandungan gizi. Dari sini, saya ingin mengajak masyarakat mulai terbiasa hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi pula,” kara Heru.
Latar belakang Heru yang bergerak di bidang farmasi khususnya tanaman herbal kemudian mendorong dirinya membuat produk makanan yang punya nilai gizi dari kandungan tanaman herbal yang ia kembangkan di Pulau Jawa. Bakpia, dipilih karena sudah menjadi makanan khas masyarakat Yogyakarta.
Kemudian terciptalah Bakpia Herb, yang sejatinya merupakan camilan bakpia yang di dalamnya mengandung berbagai jenis kandungan gizi dan vitamin berasal dari olahan tanaman herbal. Hingga saat ini, setidaknya sudah ada 13 varian rasa Bakpia Herb dengan manfaat yang berbeda untuk tubuh kita.
“Bakpia Herb yang sekarang ini kami lepas ke pasaran merupakan generasi pertama. Nanti, di masa yang akan datang akan kami tingkatkan mutu dan kualitasnya. Seperti bakpia sugar free karena banyak yang sadar bahwa gula sebenarnya berbahaya bagi tubuh jika dikonsumsi berlebih,” kata Heru.
Selain demi memperkaya varian bakpia sebagai salah satu makanan khas Yogyakarta, Heru punya harapan agar tanaman herbal semakin dikenal masyarakat sebagai media mengantarkan mereka untuk hidup lebih sehat lagi. Karena dari tanaman herbal yang jauh dari kandungan zat kimia yang berbahaya, berbagai penyakit bisa dilawan.
Apalagi kondisi alam Indonesia yang sejatinya cocok menjadi tempat hidup berbagai tanaman herbal selain di Brazil. Sayangnya, banyak area tempat hidup tanaman herbal justru hilang perlahan karena proyek tanaman dengan cakupan area pengembangan yang begitu luas, seperti kelapa sawit di Sumatra dan Kalimantan.
Kini, dengan semakin tingginya tingkat kesadaran dan edukasi masyarakat untuk hidup sehat melalui konsumsi bahan makanan organik dan alami, Heru optimisi Bakpia Herb bisa mendapat tempat khusus di hati masyarakat. Terutama, bagi yang sudah sadar akan pentingnya hidup sehat melalui makanan sehat pula.
“Sejauh ini kami optimis Bakpia Herb punya pasar dan peminatnya sendiri karna masyarakat sudah banyak yang mendapat edukasi soal hidup sehat dengan mengkonsumsi makananan sehat. Jadi tidak hanya sekedar mengenyangkan perut saja. Dan kami akan terus berinovasi mengembangkan produk herbal di Indonesia,” kata Heru.
Utamakan Kebersihan
Wanda Ardiyanto, Tenaga Apoteker Bakpia Heru B menjelaskan, prinsip pengolahan Bakpia Herb dengan bakpia kebanyakan nyaris sama. Yang jadi pembeda adalah adanya campuran tanaman herbal dalam kacang hijau sebagai isian bakpia. Selain itu, aroma yang ditimbulkan juga berbeda, tergantung kandungan tanaman herbal.
Yang menarik, seluruh tanaman herbal dipasok dari hasil kebun tanaman herbal milik Heru selaku presiden direktur sendiri yang bernama PT. HRL Internasional yang sudah 19 tahun melakukan penelitihan herbal . Lokasinya ada di empat titik, yaitu Pacet, Gresik, Cikampek, Blora dan Tawangmangu. Dari kebun-kebun ini, kontrol ketat dilakukan, mulai dari proses penanaman, panen, pengolahan sampai pengiriman.
“Jadi semua tahapan sejak penanaman, panen, pengiriman sampai pengolahan untuk bisa jadi campuran Bakpia ada yang mengontrol secara ketat. Seperti kadar air yang selalu dijaga dan faktor kebersihan yang menjadi prioritas kami sehingga kandungan gizi bakpia dari dalam tanaman herbal bisa terjamin,” kata Wanda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/bakpia-herbal_1.jpg)